Assad: Krisis Suriah dapat selesai dengan tangan besi

Senin, 05 Agustus 2013 - 09:50 WIB
Assad: Krisis Suriah...
Assad: Krisis Suriah dapat selesai dengan tangan besi
A A A
Sindonews.com – Presiden Suriah, Bashar al-Assad, kemarin, mengatakan krisis Suriah hanya bisa diselesaikan dengantangan besi. Pernyataan itu sebagai penegasan, bahwa pemerintah Suriah akan menghadapi perlawanan pemberontak dengan perang besar.

Dalam pidato langka di stasiun televisi negara Suriah, Assad menolak klaim oposisi politik Suriah, yang menyebut rezimnya gagal dalam menyelesaikan perang brutal di negara itu. ”Tidak ada solusi yang dapat dicapai untuk meredam teror, kecuali dengan tangan besi,” kata Assad, seperti dikutip inquirer.net, Senin (5/8/2013).

”Saya tidak bisa berpikir, setiap orang yang waras akan menganggap, bahwa terorisme dapat ditangani melalui politik,” ucap Assad. ”Mungkin ada peran politik dalam menangani terorisme, sebelum dengan operasi,” ujar Assad.

Pada Maret 2011, sebuah gerakan protes yang luas menyerukan perubahan politik di Suriah, pecah. Sebagai tanggapan, rezim Assad melepaskan tindakan keras brutal terhadap gerakan itu. Gerakan ini kemudian berubah menjadi pemberontakan yang semakin radikal. Menurut PBB, sudah lebih dari 100 ribu orang telah tewas sejak perang di Suriah pecah.

Dalam sambutannya terbaru, Assad juga mengatakan kesengsaraan ekonomi Suriah yang terkait dengan situasi keamanan, hanya dapat diselesaikan dengan perlawanan sengit terhadap para pemberontak. Pidato Assad itu, muncul seminggu setelah tentara, yang didukung oleh pasukan paramiliter pro-rezim Assad dan kelompok Syiah Hizbullah Libanon, berdeklamasi di sebuah distrik strategis di pusat kota Homs. ”Dalam jenis pertarungan, kita sebagai orang Suriah baik menang atau kalah selalu bersama-sama,” imbuh dia.

Assad juga mengatakan, bahwa tentaranya tidak akan memilih cara perang gerilnya. Menurutnya, peran rakyat Suriah untuk membantu tentara akan jauh lebih bermanfaat. ”Hanya ada satu jenis perang yang lebih besar dari perang gerilya, dan itu adalah perang rakyat, salah satu yang diperjuangkan oleh tentara bersama warga," katanya. ”Tangan Allah beserta orang-orang yang berdiri bersama kita.”
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
52 menit yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
1 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
2 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
3 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved