Obama perintahkan tindakan untuk antisipasi serangan al-Qaeda
Sabtu, 03 Agustus 2013 - 18:09 WIB
Obama perintahkan tindakan untuk antisipasi serangan al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memerintahkan kepada aparat keamanan negara itu untuk mengambil semua tindakan tepat guna melindungi warga AS dari ancaman serangan al-Qaeda. Demikian dikatakan seorang pejabat gedung putih, Jumat (3/8/2013).
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, menginformasikan, kedubes dan konsulat AS di seluruh Timur Tengah yang biasanya tetap buka pada hari Minggu, kini akan ditutup. Pasalnya, pemerintah AS ketakutan akan adanya ancaman yang tidak bisa diduga.
"Dikatakan serangan itu mungkin akan terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara, mungkin juga terjadi atau datang dari Jazirah Arab,"sebut pernyataan Pemerintah AS. "Presiden telah memperbaharui berbagai kategori ancaman potensial yang datang dari Jazirah Arab," ungkap seorang pejabat Gedung Putih seperti dilansir, Naharnet (3/8/2013).
Pejabat gedung putih itu menambahkan, ke depannya, Obama akan terus dikabari tentang perkembangan atas ancaman serangan tersebut.
"Peringatan larangan terbang yang baru-baru ini dirilis oleh Deplu AS juga menjelaskan bahwa al-Qaeda dan sejumlah organisasi yang berafiliasi dengannya terus merencanakan serangan teroris baik di wilayah itu ataupun di sekitarnya," ungkap pejabat itu.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, menginformasikan, kedubes dan konsulat AS di seluruh Timur Tengah yang biasanya tetap buka pada hari Minggu, kini akan ditutup. Pasalnya, pemerintah AS ketakutan akan adanya ancaman yang tidak bisa diduga.
"Dikatakan serangan itu mungkin akan terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara, mungkin juga terjadi atau datang dari Jazirah Arab,"sebut pernyataan Pemerintah AS. "Presiden telah memperbaharui berbagai kategori ancaman potensial yang datang dari Jazirah Arab," ungkap seorang pejabat Gedung Putih seperti dilansir, Naharnet (3/8/2013).
Pejabat gedung putih itu menambahkan, ke depannya, Obama akan terus dikabari tentang perkembangan atas ancaman serangan tersebut.
"Peringatan larangan terbang yang baru-baru ini dirilis oleh Deplu AS juga menjelaskan bahwa al-Qaeda dan sejumlah organisasi yang berafiliasi dengannya terus merencanakan serangan teroris baik di wilayah itu ataupun di sekitarnya," ungkap pejabat itu.
(esn)