Tentara Yordania gagalkan penyelundupan senjata ke Suriah
Jum'at, 02 Agustus 2013 - 17:10 WIB
Tentara Yordania gagalkan penyelundupan senjata ke Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan perbatasan Yordania berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata dan obat-obatan ke Suriah, Jumat (2/8/2013). Demikian dikatakan militer Yordania dalam sebuah pernyataan.
"Pasukan penjaga perbatasan kemarin malam (Kamis) menyita sejumlah senjata, amunisi, dan berbagai jenis obat-obatan yang coba diselundupkan ke Suriah," sebut isi pernyataan militer Yordania, seperti disiarkan Petra, kantor berita resmi Yordania. Petra tidak merinci jenis senjata, jumlah dan dari mana senjata itu berasal.
Sementara itu, al-Rai mengutip kepala penjaga perbatasan Yordania, Hussein Zoyud mengatakan, Pemerintah Yordania telah menangkap sekelompok orang terkait dengan penyeludup ini dan kini pihak berwajib tengah melakukan penyidikan mendalam.
Sebelumnya, Raja Abdullah II dari Yordania mengatakan, pihaknya bersiap untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi diri, jika krisis Suriah mulai mengancam negara kerajaan itu. Yordania telah memperketat keamanan di wilayah perbatasannya, menangkap dan memenjarakan puluhan jihadis yang berusaha menyeberang ke Suriah.
Pemerintah Yordania sendiri telah berulang kali mengaku tidak berusaha untuk ikut campur dalam urusan Suriah. Sebelumnya, Pejabat Keamanan Suriah menuding Pemerintah Yordania membuka wilayahnya yang berbatasan langsung dengan Suriah bagi kolompok jihad. Pejabat Keamanan Suriah mengatakan, keputusan tersebut dapat membuat konflik Suriah semakin intensif dan akan memakan lebih banyak korban jiwa.
"Pasukan penjaga perbatasan kemarin malam (Kamis) menyita sejumlah senjata, amunisi, dan berbagai jenis obat-obatan yang coba diselundupkan ke Suriah," sebut isi pernyataan militer Yordania, seperti disiarkan Petra, kantor berita resmi Yordania. Petra tidak merinci jenis senjata, jumlah dan dari mana senjata itu berasal.
Sementara itu, al-Rai mengutip kepala penjaga perbatasan Yordania, Hussein Zoyud mengatakan, Pemerintah Yordania telah menangkap sekelompok orang terkait dengan penyeludup ini dan kini pihak berwajib tengah melakukan penyidikan mendalam.
Sebelumnya, Raja Abdullah II dari Yordania mengatakan, pihaknya bersiap untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi diri, jika krisis Suriah mulai mengancam negara kerajaan itu. Yordania telah memperketat keamanan di wilayah perbatasannya, menangkap dan memenjarakan puluhan jihadis yang berusaha menyeberang ke Suriah.
Pemerintah Yordania sendiri telah berulang kali mengaku tidak berusaha untuk ikut campur dalam urusan Suriah. Sebelumnya, Pejabat Keamanan Suriah menuding Pemerintah Yordania membuka wilayahnya yang berbatasan langsung dengan Suriah bagi kolompok jihad. Pejabat Keamanan Suriah mengatakan, keputusan tersebut dapat membuat konflik Suriah semakin intensif dan akan memakan lebih banyak korban jiwa.
(esn)