Pimpinan UE bicara dua jam dengan Morsi
Selasa, 30 Juli 2013 - 17:31 WIB
Pimpinan UE bicara dua jam dengan Morsi
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, mengadakan pembicaraan dua jam dengan Presiden Mesir terguling, Mohamed Morsi, Selasa (30/7/2013). Kunjungan Asthon juga untuk menekan kelompok pro dan anti-Morsi untuk mengakhiri pertumpahan darah.
Juru bicara UE, menolak memberikan informasi, di mana pembicaraan dua jam itu berlangsung. Seperti diketahui, keberadaan Morsi masih misterius, sejak ia dilengserkan dari kursi presiden oleh militer Mesir 3 Juli 2013 lalu.
Teranyar, pengadilan Mesir memerintahkan Morsi untuk ditahan selama 15 hari ke depan untuk penyelidikan dugaan persengkokolan dengan Hamas saat revolusi Mesir 2011. Keputusan itu memicu kemarahan massa loyalis Morsi dengan menggelar demonstrasi besar-besaran yang berujung pada tewasnya ratusan massa pro-Morsi.
”Dia bertemu selama dua jam," kata juru bicara UE, Maja Kocijancic, seperti dikutip Channel News Asia. Namun, ia tidak menjelaskan isi pembicaraan itu.
Sumber mengatakan kepada AFP, bahwa Ashton telah meninggalkan Kairo dengan sebuah helikopter militer pada Senin malam, untuk menuju ke lokasi penahanan Morsi yang dirahasiakan. Ashton terakhir berkunjung ke Mesir pada 17 Juli 2013 lalu. Kala itu, ia menyerukan pembebasan Morsi.
Juru bicara UE, menolak memberikan informasi, di mana pembicaraan dua jam itu berlangsung. Seperti diketahui, keberadaan Morsi masih misterius, sejak ia dilengserkan dari kursi presiden oleh militer Mesir 3 Juli 2013 lalu.
Teranyar, pengadilan Mesir memerintahkan Morsi untuk ditahan selama 15 hari ke depan untuk penyelidikan dugaan persengkokolan dengan Hamas saat revolusi Mesir 2011. Keputusan itu memicu kemarahan massa loyalis Morsi dengan menggelar demonstrasi besar-besaran yang berujung pada tewasnya ratusan massa pro-Morsi.
”Dia bertemu selama dua jam," kata juru bicara UE, Maja Kocijancic, seperti dikutip Channel News Asia. Namun, ia tidak menjelaskan isi pembicaraan itu.
Sumber mengatakan kepada AFP, bahwa Ashton telah meninggalkan Kairo dengan sebuah helikopter militer pada Senin malam, untuk menuju ke lokasi penahanan Morsi yang dirahasiakan. Ashton terakhir berkunjung ke Mesir pada 17 Juli 2013 lalu. Kala itu, ia menyerukan pembebasan Morsi.
(esn)