2 lusin anggota taliban Afghanistan tewas dalam 24 jam terakhir
Senin, 29 Juli 2013 - 17:09 WIB
2 lusin anggota taliban Afghanistan tewas dalam 24 jam terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Afghanistan berhasil menewaskan dua lusin anggota Taliban selama rangkaian operasi yang dilakukan di seluruh negeri dalam 24 jam terakhir. Demikian dinyatakan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Senin (29/7/2013).
Polisi Nasional Afghanistan (ANP) bekerjasama dengan militer dan pasukan koalisi melakukan beberapa operasi pembersihan teroris dan musuh perdamaian Afghanistan. "Sebanyak 24 anggota Taliban tewas, sembilan orang lainnya luka-luka, sementara 13 orang lainnya di tangkap,” sebut pernyataan itu.
Operasi penumpasan itu dilakukan di Provinsi Logar, Kandahar, Sar-e-Pul, Kunar, Laghman, Paktika, Nimroz, Paktiya, dan Helmand. ANP juga berhasil menyita senjata dan menjinakan beberapa bom dalam waktu yang bersamaan di Farah, Laghman dan Kandahar. Namun, pernyataan ini tak menjelaskan, apakah ada korban di pihak aparat Afghanistan.
Juru Bicara kepolisian Provinsi Kunduz, Sayyed Sarwar Hosseni mengatakan, operasi militer di Gurtepa, pinggiran Provinsi Kunduz berhasil menewaskan empat pemimpin lokal Taliban, termasuk Qari Lateef, komandan kunci Taliban di Kunduz.
Masih kerap terjadinya aksi kekerasan membuat sejumlah pihak khawatir tentang kondisi keamanan negara itu pasca penarikan pasukan asing pada 2014 mendatang. Banyak pihak yang ragu, polisi dan tentara Afghanistan mampu mengambil alih tanggung jawab keamanan.
Hingga kini, serangan bom dan penembakan masih sering terjadi di berbagai wilayah di Afghanistan. Kaum militan acap kali menargetkan pasukan Afghanistan dan internasional. Namun, serangan bom itu juga sering salah sasaran dan menewaskan warga sipil yang tak berdosa.
Polisi Nasional Afghanistan (ANP) bekerjasama dengan militer dan pasukan koalisi melakukan beberapa operasi pembersihan teroris dan musuh perdamaian Afghanistan. "Sebanyak 24 anggota Taliban tewas, sembilan orang lainnya luka-luka, sementara 13 orang lainnya di tangkap,” sebut pernyataan itu.
Operasi penumpasan itu dilakukan di Provinsi Logar, Kandahar, Sar-e-Pul, Kunar, Laghman, Paktika, Nimroz, Paktiya, dan Helmand. ANP juga berhasil menyita senjata dan menjinakan beberapa bom dalam waktu yang bersamaan di Farah, Laghman dan Kandahar. Namun, pernyataan ini tak menjelaskan, apakah ada korban di pihak aparat Afghanistan.
Juru Bicara kepolisian Provinsi Kunduz, Sayyed Sarwar Hosseni mengatakan, operasi militer di Gurtepa, pinggiran Provinsi Kunduz berhasil menewaskan empat pemimpin lokal Taliban, termasuk Qari Lateef, komandan kunci Taliban di Kunduz.
Masih kerap terjadinya aksi kekerasan membuat sejumlah pihak khawatir tentang kondisi keamanan negara itu pasca penarikan pasukan asing pada 2014 mendatang. Banyak pihak yang ragu, polisi dan tentara Afghanistan mampu mengambil alih tanggung jawab keamanan.
Hingga kini, serangan bom dan penembakan masih sering terjadi di berbagai wilayah di Afghanistan. Kaum militan acap kali menargetkan pasukan Afghanistan dan internasional. Namun, serangan bom itu juga sering salah sasaran dan menewaskan warga sipil yang tak berdosa.
(esn)