Aktivisnya dianiaya pasukan Israel, Kanada hanya diam
Jum'at, 26 Juli 2013 - 16:20 WIB
Aktivisnya dianiaya pasukan Israel, Kanada hanya diam
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kanada tetap diam, atas penganiayaan pasukan Irsael terhadap seorang aktivis hak asasi manusia Kanada di wilayah Palestina yang diduduki Israel. Perdana Menteri Kanada Stephen Harper menerima kritik keras, karena dianggap lebih mementingkan hubungan diplomatik dengan Israel dibandingkan nasib warganya sendiri.
Sara Ali, aktivis Kanda secara brutal diserat dan ditangkap pasukan keamanan Israel awal pekan ini. Insiden itu terjadi, ketika ia mencoba untuk mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia rezim Zionis di wilayah Palestina yang diduduki.
Selama ini para aktivis hak asasi manusia gencar menyoroti pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina. Hal itu yang diduga menjadi pemicu penangkapan Sara Ali.
Kendati demikian, otoritas pemerintah Kanada, tidak bereaksi untuk memperlakukan warganya secara manusiawi. Dikutip Press TV, Jumat (26/7/2013), Kedutaan Besar Kanada di Tel Aviv juga tidak memberikan bantuan kepada warganya yang bermasalah.
Analis politik Kanada, Aaron Doncaster, menilai Perdana Menteri Kanada cenderung mendukung kebijakan Tel Aviv. ”Pada dasarnya pemerintah kami sepertinya mendukung Zionis,” kritiknya. Kritik juga muncul dari para aktvis hak asasi manusia internasional, atas tindakan Israel yang melakukan pendudukan di Palestina.
Sara Ali, aktivis Kanda secara brutal diserat dan ditangkap pasukan keamanan Israel awal pekan ini. Insiden itu terjadi, ketika ia mencoba untuk mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia rezim Zionis di wilayah Palestina yang diduduki.
Selama ini para aktivis hak asasi manusia gencar menyoroti pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina. Hal itu yang diduga menjadi pemicu penangkapan Sara Ali.
Kendati demikian, otoritas pemerintah Kanada, tidak bereaksi untuk memperlakukan warganya secara manusiawi. Dikutip Press TV, Jumat (26/7/2013), Kedutaan Besar Kanada di Tel Aviv juga tidak memberikan bantuan kepada warganya yang bermasalah.
Analis politik Kanada, Aaron Doncaster, menilai Perdana Menteri Kanada cenderung mendukung kebijakan Tel Aviv. ”Pada dasarnya pemerintah kami sepertinya mendukung Zionis,” kritiknya. Kritik juga muncul dari para aktvis hak asasi manusia internasional, atas tindakan Israel yang melakukan pendudukan di Palestina.
(esn)