Klaim obat hamil, ilmuwan AS bunuh istri pakai sianida

Jum'at, 26 Juli 2013 - 13:38 WIB
Klaim obat hamil, ilmuwan...
Klaim obat hamil, ilmuwan AS bunuh istri pakai sianida
A A A
Sindonews.com - Seorang neuroscientist AS, telah dituduh membunuh istrinya dengan cara mencampuri zat sianida pada minumannya. Ilmuwan itu mengklaim, zat itu untuk membantu istrinya agar bisa hamil.

Polisi, seperti dikutip ABC News, Kamis kemarin, mengatakan Dr Robert Ferrante, 64, memberikan suplemen kepada istrinya, Dr Autumn Klein pada tanggal 17 April 2013. Klein meninggal tiga hari kemudian.

Klein, 41, adalah seorang ahli saraf di Universitas Pittsburgh. Sedangkan suaminya juga bekerja di kampus yang sama. Menurut polisi, pembunuhan itu terjadi, karena Klein diduga melakukan perselingkuhan.

Ferrante ditangkap di West Virginia. Pengacaranya, William Difenderfer, mengatakan kepada penyiar CBS, bahwa kliennya tidak seperti yang dituduhkan polisi. ”Dia (Ferrante) bersikeras bahwa ia tidak bersalah, saya percaya dia dan saya yakin itu akan menjadi neraka pengadilan,” ujarnya, dengan senyum sinis.

Ketika Klein meninggal, darahnya yang diuji dokter begitu asam. Hasilnya, memang ada zat Sianida dalam darah Klein.

Menurut polisi, korban dikremasi atas permintaan suaminya. Dua hari sebelum Klein jatuh sakit, Ferrante menggunakan kartu kredit untuk membeli lebih dari 220 gram sianida. Polisi, mengatakan itu zat itu dibeli tidak terkait dengan pekerjaannya.

Beberapa jam sebelum Klein jatuh sakit, pasangan itu saling mengirim SMS, tentang kemampuan suplemen yang bisa membantu Klein agar bbisa hamil untuk anak kedua. ”Apakah (sianida) akan merangsang produksi telur juga?" tanya Klein. Menurut polisi, Ferrante menjawab pertanyaan istrinya itu dengan tersenyum.

Menurut peneliti, Klein Ferrante diduga berselingkuh, dan telah tiga kali dihadapkan pada persoalan yang sama. Sebuah sumber menyatakan, Klein berkeluh kesah kepada teman laki-lakinya saat berada di sebuah konferensi di San Francisco dua bulan sebelum kematiannya, bahwa Klein merencanakan untuk meninggalkan suaminya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
7 menit yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
1 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
2 jam yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
3 jam yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
3 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
4 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved