PM Libanon minta UE tarik putusan soal blacklist Hizbullah

Selasa, 23 Juli 2013 - 20:52 WIB
PM Libanon minta UE...
PM Libanon minta UE tarik putusan soal blacklist Hizbullah
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Libanon, Tammam Salam berharap Uni Eropa (UE) dapat menarik kembali keputusannya yang mem-blacklist sayap militer Hizbullah sebagai organisasi teroris, Selasa (23/7/2013).

"Keputusan seluruh anggota UE bertentangan dengan klaim semua anggota UE sebelumnya. Mereka sepakat berusaha untuk membantu Libanon mengatasi komplikasi yang terjadi di dalam negeri Libanon," ungkap Salam. "Ketidakjelasan sikap UE untuk melaksanakan keputusan itu akan memberikan dampak bagi kehidupan warga Libanon," terang Salam.

Salam menambahkan, sikap UE tidak membantu mendukung upaya Presiden Libanon, Michel Suleiman untuk menghidupkan kembali dialog nasional yang bertujuan memperkuat stabilitas dan memperkuat keamanan dan politik Libanon.

Respon juga datang dari Menteri Luar Negeri Libanon, Adnan Mansour. Ia mengatakan, kabinet harus mengadakan sidang luar biasa karena masalah ini terkait dengan kehidupan politik Libanon pada umumnya dan akan berakibat langsung pada kondisi negara. "Kita harus mengambil keputusan yang tepat," imbuh Mansour

Mansour memperingatkan Pemerintah Libanon, bahwa setelah ini Israel sedang mencari cara agar UE mau mendukung mereka untuk menyerang basis Hizbullah di Libanon.

Seperti diketahui, sebanyak 28 menteri luar negeri Uni Eropa pada awal pekan ini satu suara untuk memasukan Hizbullah ke daftar hitam organisasi teroris. Keputusan itu akan mempengaruhi hubungan politik dan ekonomi UE dengan Libanon yang sebelumnya terpelihara dan seimbang.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
33 menit yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
5 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
6 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
7 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
7 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved