Culik ulama Mesir, eks kepala CIA dihukum penjara 9 tahun

Jum'at, 19 Juli 2013 - 10:33 WIB
Culik ulama Mesir, eks...
Culik ulama Mesir, eks kepala CIA dihukum penjara 9 tahun
A A A
Sindonews.com - Mantan kepala CIA, Robert Seldon Lady, dijatuhi hukuman penjara sembilan tahun oleh pengadilan Italia atas kasus penculikan ulama Mesir, Abu Omar, di Milan tahun 2003 silam. Omar diculik dan ditahan di Panama, karena dijadikan tersangka teroris.

”Omar diduga telah disiksa dan diterbangkan ke Mesir,” tulis BBC, Jumat (19/7/2013) mengutip pernyataan pejabat Italia.

Lady yang divonis dalam pengadilan in absentia tidak sendirian. Setidaknya ada 22 warga Amerika lainnya yang diduga terlibat dalam penculikan dan penyiksaan ulama Mesir itu. Namun, pihak berwenang Italia menyatakan, hanya melakukan penangkapan mantan kepala CIA itu sesuai hukum internasional.

Sementara pihak CIA, tidak berkomentar soal kasus penculikan Omar. Sedangkan para pejabat Panama sejauh ini membantah mengetahui penahanan Omar oleh mantan kepala CIA.

Panama dan Italia tidak memiliki perjanjian ekstradisi, sehingga tidak jelas, apakah Lady akan dikirim ke Italia untuk menjalani hukuman penjara sembilan tahun atau tidak.

Lady dilaporkan ditangkap di dekat perbatasan Panama dengan Kosta Rika. Menurut laporan media Italia, surat perintah penangkapan Ladu terbit pada Desember 2012 di era Pemerintahan Italia sebelum ini.

Seorang jaksa yang menangani kasus Lady, mengatakan surat perintah Interpol mencerminkan tekad Italia untuk mengektradisi mantan kepala CIA tersebut. Kasus Lady, merupakan kasus pertama yang melibatkan rendisi luar biasa, di mana CIA begitu leluasa mengirim tersangka yang ditangkap ke negara-negara untuk disiksa.

Praktik itu telah dikutuk oleh kelompok hak asasi manusia sebagai pelanggaran perjanjian internasional. Abu Omar yang bernama asli Hassan Mustafa Osama Nasr,dianggap sebagai tersangka terorisme oleh AS. Ia diculik di jalan Milan pada Februari 2003 dan dikirim ke pangkalan militer AS di Italia dan Jerman sebelum dibawa ke Mesir.

Dua puluh dua agen CIA, termasuk Lady dan seorang pilot angkatan udara, dihukum pada tahun 2009 atas penculikan ulama itu. Tiga orang Amerika, termasuk kepala CIA di Jeffrey Castelli, dihukum oleh pengadilan tingkat banding pada bulan Februari.

Tidak satu pun dari 26 terpidana pernah muncul di pengadilan Italia. Setidaknya hanya dua yang punya kontak dengan pengacara mereka.
(esn)
Berita Terkait
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Mengintip Jersey Anyar...
Mengintip Jersey Anyar Inter Milan
Kerap Salah Duga, Mafia...
Kerap Salah Duga, Mafia Italia 'Paksa' Ambulan Matikan Sirine
Berita Terkini
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
7 menit yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
3 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
4 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
5 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
9 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Piala Afrika...
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Mesir Terbanyak!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved