Pria Brazil tewas kejatuhan sapi ketika tertidur pulas
Senin, 15 Juli 2013 - 20:48 WIB
Pria Brazil tewas kejatuhan sapi ketika tertidur pulas
A
A
A
Sindonews.com - Joao Maria de Souza (45), seorang pria Brazil menghembuskan napas terakhir setelah ditimpa seekor sapi, Jumat (13/7/2013).Kejadian tragis yang menimpa Souza terjadi pada Jumat malam di rumahnya yang terletak di Caratinga, Brazil tenggara.
Saat itu, dia sedang tidur bersama istrinya, Leni. Tiba tiba saja binatang seberat setengah ton itu jatuh dari atas atap rumahnya dan menimpa Souza. Leni selamat, dia langsung menghubungi tim penyelamat.
Beberapa saat kemudian, tim penyelamat tiba dan membantu memindahkan sapi itu dari atas tubuh Souza yang di dapati telah mengalami patah kaki dan cedera di bagian dalam. Dia dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan sadar dan dapat berbicara dengan normal.
Nahas, satu jam setelah menjalani perawatan di rumah sakit, dia menghembuskan nafas terakhir. Menurut dokter yang menanganinya, Souza menderita pendarahan di bagian organ dalam.
Carlos Correa, kakak kandung Souza mengatakan kepada harian Brazil, Hoje em Dia, "Ditimpa sapi di atas tempat tidurmu adalah takdirmu untuk meninggalkan bumi ini."
"Tapi, menurut saya bukan sapi yang menjadi pembunuh Joao kami. Kejadian yang menimpanya betul-betul di luar prediksi dan saya akan menunggu hasil menyelidikan, bagaimana hal ini sampai terjadi," ungkap Correa.
Sementara itu, ibu korban, Maria de Souza mengatakan, "Saya tidak menyangka, anak yang saya lahirkan akan meninggal karena ditimpa oleh seekor sapi."
Kabarnya, sapi yang menimpa Souza bukan ternaknya. Diyakini sapi itu adalah sapi milik sebuah peternakan dekat rumahnya. Sapi itu bisa jatuh ke rumah itu karena posisi letak atap rumah Souza menempel pada sisi bukit yang curam.
Saat itu, dia sedang tidur bersama istrinya, Leni. Tiba tiba saja binatang seberat setengah ton itu jatuh dari atas atap rumahnya dan menimpa Souza. Leni selamat, dia langsung menghubungi tim penyelamat.
Beberapa saat kemudian, tim penyelamat tiba dan membantu memindahkan sapi itu dari atas tubuh Souza yang di dapati telah mengalami patah kaki dan cedera di bagian dalam. Dia dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan sadar dan dapat berbicara dengan normal.
Nahas, satu jam setelah menjalani perawatan di rumah sakit, dia menghembuskan nafas terakhir. Menurut dokter yang menanganinya, Souza menderita pendarahan di bagian organ dalam.
Carlos Correa, kakak kandung Souza mengatakan kepada harian Brazil, Hoje em Dia, "Ditimpa sapi di atas tempat tidurmu adalah takdirmu untuk meninggalkan bumi ini."
"Tapi, menurut saya bukan sapi yang menjadi pembunuh Joao kami. Kejadian yang menimpanya betul-betul di luar prediksi dan saya akan menunggu hasil menyelidikan, bagaimana hal ini sampai terjadi," ungkap Correa.
Sementara itu, ibu korban, Maria de Souza mengatakan, "Saya tidak menyangka, anak yang saya lahirkan akan meninggal karena ditimpa oleh seekor sapi."
Kabarnya, sapi yang menimpa Souza bukan ternaknya. Diyakini sapi itu adalah sapi milik sebuah peternakan dekat rumahnya. Sapi itu bisa jatuh ke rumah itu karena posisi letak atap rumah Souza menempel pada sisi bukit yang curam.
(esn)