Korsel utamakan normalisasi Kaesong, dibanding usulan Korut lainnya
Kamis, 11 Juli 2013 - 22:22 WIB
Korsel utamakan normalisasi Kaesong, dibanding usulan Korut lainnya
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Unifikasi Korea Selatan (Korsel), Ryoo Kihl-jae, mengatakan pada Kamis (11/7/2013), bahwa kesepakatan atas isu kompleks industri Kaesong akan menjadi pembuka atas usulan Korea Utara (Korut) untuk mengadakan kembali tur di Gunung Kumgang.
"Akan lebih baik untuk membuat kemajuan dalam masalah ini (masalah Kaesong), dan kemudian secara alami dapat menemukan petunjuk untuk memecahkan masalah tur Gunung Kumgang,” ujar Kihl-jae, seperti dikutip dari Xinhua.
Satu hari sebelumnya, Pyongyang meminta Seoul untuk mengadakan pembicaraan soal tur Gunung Kumgang, yang telah terhenti sekitar 5 tahun. Korut meminta dilakukan dialog soal tur Gunung Kumgang pada 17 Juli mendatang dan dialog terpisah soal reuni keluarga pada 19 Juli.
Tur Gunung Kumgang dan reuni keluarga adalah kegiatan untuk mempertemukan kembali keluarga-keluarga yang terpisah selama Perang Korea 1950-1953.
Kihl-jae menekankan pentingnya membangun kepercayaan antara Seoul dan Pyongyang. “Adalah sulit untuk mengatakan ada tingkat dasar kepercayaan dalam hubungan antar Korea saat ini," jelas Kihl-jae.
Dalam pembicaraan putaran kedua yang dilakukan pada Rabu kemarin, dua Korea belum menghasilkan keputusan berarti. Mereka hanya sepakat untuk mengadakan putaran ketiga pembicaraan tingkat kerja pada 15 Juli di kawasan industri Kaesong.
Pembicaraan putaran ketiga ini akan difokuskan pada bagaimana mencegah terulangnya pemadaman sepihak pada zona industri yang dihuni oleh 123 perusahaan Korsel. Hingga kini, sudah tiga bulan kompleks industri Kaesong berhenti beroperasi akibat ketegangan di Semenanjung Korea.
"Akan lebih baik untuk membuat kemajuan dalam masalah ini (masalah Kaesong), dan kemudian secara alami dapat menemukan petunjuk untuk memecahkan masalah tur Gunung Kumgang,” ujar Kihl-jae, seperti dikutip dari Xinhua.
Satu hari sebelumnya, Pyongyang meminta Seoul untuk mengadakan pembicaraan soal tur Gunung Kumgang, yang telah terhenti sekitar 5 tahun. Korut meminta dilakukan dialog soal tur Gunung Kumgang pada 17 Juli mendatang dan dialog terpisah soal reuni keluarga pada 19 Juli.
Tur Gunung Kumgang dan reuni keluarga adalah kegiatan untuk mempertemukan kembali keluarga-keluarga yang terpisah selama Perang Korea 1950-1953.
Kihl-jae menekankan pentingnya membangun kepercayaan antara Seoul dan Pyongyang. “Adalah sulit untuk mengatakan ada tingkat dasar kepercayaan dalam hubungan antar Korea saat ini," jelas Kihl-jae.
Dalam pembicaraan putaran kedua yang dilakukan pada Rabu kemarin, dua Korea belum menghasilkan keputusan berarti. Mereka hanya sepakat untuk mengadakan putaran ketiga pembicaraan tingkat kerja pada 15 Juli di kawasan industri Kaesong.
Pembicaraan putaran ketiga ini akan difokuskan pada bagaimana mencegah terulangnya pemadaman sepihak pada zona industri yang dihuni oleh 123 perusahaan Korsel. Hingga kini, sudah tiga bulan kompleks industri Kaesong berhenti beroperasi akibat ketegangan di Semenanjung Korea.
(esn)