Pemerintah AS sudah kontak dengan Ikhwanul Muslimin

Rabu, 10 Juli 2013 - 10:27 WIB
Pemerintah AS sudah...
Pemerintah AS sudah kontak dengan Ikhwanul Muslimin
A A A
Sindonews.com - Pemerintah AS mengklaim sudah berkomunikasi dengan pihak Ikhawanul Muslimin, beberapa hari setelah Mohamed Morsi dilengserkan dari kursi Presiden Mesir oleh pihak militer. Demikian, disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, Selasa kemarin, dikutip Reuters, Rabu (10/7/2013).

Menurut Psaki, AS sangat hati-hati dalam memberikan sikap terkait solusi krisis politik di Mesir. ”Kami mendorong pemerintah sementara (Mesir) menjalankan rencana ke depan,” ujar Psaki di Washington.

Meskipun Pemerintah AS sudah berkomunikasi dengan wakil dari Ikhwanul Muslimin Mesir, tapi mereka mengaku belum kontak dengan Morsi sejak ia ditahan, usai dilengserkan dari kursi presiden.

Sementara, pihak Ikhwanul Muslimin yang merupakan pendukung Morsi, merasa kemenangan Pemilu-nya sudah dirampas. Rencana Pemilu yang ditetapkan presiden sementara Mesir, Adly Mansour, menurut mereka tidak akan mengembalikan kemenangan Pemilu yang mereka raih setahun lalu.

Ikhwanul Muslimin juga membantah memiliki agenda Islam yang agresif. Mereka hanya menuntut kekuasaan Morsi yang merupakan hasil Pemilu yang demokratis dikembalikan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
8 menit yang lalu
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
1 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
2 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
3 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
4 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved