Kelompok nasionalis Sri Lanka desak larangan berjilbab

Senin, 08 Juli 2013 - 22:18 WIB
Kelompok nasionalis...
Kelompok nasionalis Sri Lanka desak larangan berjilbab
A A A
Sindonews.com – Sebuah kelompok nasionalis garis keras di Sri Lanka, The Bodu Bala Sena (BBS), menyerukan pemerintah negara itu untuk melarang kaum wanita mengenakan jilbab. Alasan di balik desakan ini adalah faktor keamanan.

Menurut BBS, peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Sri Lanka membuktikan, bahwa jilbab adalah ancaman bagi keamanan nasional. BBS menyodorkan fakta, bahwa ada anggota militan yang ditangkap saat menyamar menjadi seorang perempuan Muslim dan mengenakan jilbab.

"Kami percaya, bahwa kebanyakan orang tidak akan berbicara tentang masalah ini karena sensitif agama. Namun, ini adalah masalah penting dan kami akan melakukan ini dengan pejabat pemerintah untuk melindungi rakyat negeri ini," kata Kepala BBS, Galagodaatthe Gnanasara Thero, Senin (8/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.

Selama ini, BBS telah dituduh melakukan penghasutan dan mengorganisir kekerasan terhadap umat Islam di Sri Lanka. BBS juga telah dikritik oleh organisasi Buddha moderat dan biksu terkemuka di negeri itu.

Pada Februari lalu, komunitas Muslim tunduk pada tekanan kuat dari BBS yang membuat pemeirntah menarik sertifikasi halal bagi produk lokal. Label halal hanya disematkan pada produk ekspor Sri Lanka.

BBS juga telah mengadakan unjuk rasa besar-besaran di seluruh negeri untuk melarang pembantaian hewan dan permintaan, bahwa Buddhisme diberikan peran menonjol di negara itu.
(esn)
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
32 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved