Tiga kali, AS gagal uji coba sitem pencegat rudal
Sabtu, 06 Juli 2013 - 12:41 WIB
Tiga kali, AS gagal uji coba sitem pencegat rudal
A
A
A
Sindonews.com – Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut Pemerintah AS gagal melakukan uji coba sistem pencegat rudal balistik jarak jauh. Kegagalan uji coba yang terbaru terjadi pada Jumat (5/7/2013).
Demikian disampaikan, Departemen Pertahanan AS, dikutip Reuters, Sabtu (6/7/2013). Uji coba sistem pencegat rudal itu melibatkan Boing Co, sebagai pengelolanya. ”Pejabat program terkait akan meninjau ulang untuk mencari penyebabnya,” kata pihak Departemen Pertahanan AS, dalam pernyataannya.
Militer AS mengklaim, uji coba sistem pertahanan sudah dilakukan 16 kali. Delapan di antaranya, berhasil dilakukan. Operasi sistem pencegat rudal yang berhasil terakhir dilakukan pada Desember 2008 silam.
Sementara, Pentagon mengatakan pada pekan ini, bahwa hasil uji coba itu tidak akan mempengaruhi keputusan AS untuk meningkatkan sistem pertahanan rudal AS.
Sekretaris Departemen Pertahanan, Chuck Hagel, mengatakan peningkatan sistem pertahanan itu untuk mengantisipasi ancaman Korea Utara.
Berdasarkan rencana itu, Pentagon akan menambah 14 sistem pencegat rudal dengan total biaya hampir USD 1 miliar. AS, saat ini telah mengerahkan 26 sistem pencegat rudal di Fort Greely, Alaska dan empat sistem serupa di Pangkalan Vandenberg, California.
Demikian disampaikan, Departemen Pertahanan AS, dikutip Reuters, Sabtu (6/7/2013). Uji coba sistem pencegat rudal itu melibatkan Boing Co, sebagai pengelolanya. ”Pejabat program terkait akan meninjau ulang untuk mencari penyebabnya,” kata pihak Departemen Pertahanan AS, dalam pernyataannya.
Militer AS mengklaim, uji coba sistem pertahanan sudah dilakukan 16 kali. Delapan di antaranya, berhasil dilakukan. Operasi sistem pencegat rudal yang berhasil terakhir dilakukan pada Desember 2008 silam.
Sementara, Pentagon mengatakan pada pekan ini, bahwa hasil uji coba itu tidak akan mempengaruhi keputusan AS untuk meningkatkan sistem pertahanan rudal AS.
Sekretaris Departemen Pertahanan, Chuck Hagel, mengatakan peningkatan sistem pertahanan itu untuk mengantisipasi ancaman Korea Utara.
Berdasarkan rencana itu, Pentagon akan menambah 14 sistem pencegat rudal dengan total biaya hampir USD 1 miliar. AS, saat ini telah mengerahkan 26 sistem pencegat rudal di Fort Greely, Alaska dan empat sistem serupa di Pangkalan Vandenberg, California.
(esn)