AS sadap setengah miliar email & telepon Jerman

Senin, 01 Juli 2013 - 10:22 WIB
AS sadap setengah miliar...
AS sadap setengah miliar email & telepon Jerman
A A A
Sindonews.com- Jerman dilaporkan menjadi korban penyadapan Badan keamanan Nasional (NSA), AS. Tidak main-main, yang disadap sebanyak setengah miliar dari catatan telepon, email dan pesan tertulis di Jerman.

Dugaan itu terungkap dari laporan Majalah Der Spiegel pada Minggu (30/6/2013). Tindakan AS itu memicu kemarahan para politisi Uni Eropa.

”NSA ‘membuka keran’ setengah miliar panggilan telepon, email dan pesan teks di Jerman pada bulan tertentu. Penyadapan data itu, lebih dari (penyadapan) di negara Eropa lainnya, dan data yang disadap mirip dengan yang di China atau pun Irak,” demikian laporan majalah itu, dikutip Reuters, Senin (1/7/2013).

Penyadapan itu melalui sambungan internet di selatan dan barat Jerman yang mengatur lalu lintas data ke Suriah dan Mali.

”Jika laporan media benar, ini membawa ke memori permusuhan selama Perang Dingin. Ini melampaui setiap imajinasi teman-teman kita, bahwa AS melihat Eropa sebagai musuh,” kata Menteri Kehakiman Jerman, Sabine Leutheusser-Schnarrenberger.

"Jika memang benar bahwa representasi Uni Eropa di Brussels dan Washington disadap oleh intelijen AS, hampir tidak dapat dijelaskan dengan argumen memerangi terorisme (seperti klaim AS selama ini),” lanjut dia dalam sebuah pernyataan.
(esn)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
5 menit yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
1 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
2 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
3 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
4 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved