Polisi Spanyol tangkap 8 orang terkait al-Qaeda
Jum'at, 21 Juni 2013 - 16:04 WIB
Polisi Spanyol tangkap 8 orang terkait al-Qaeda
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan Kepolisian Spanyol pada Jumat (21/6/2013) mengklaim telah memutus jaringan al-Qaeda di Afrika Utara yang diduga akan mengirimkan pejuang ke Suriah. Sebanyak delapan orang terkait jaringan itu ditangkap dalam operasi di pagi hari itu.
Operasi itu dilakukan di di Ceuta, sebuah wilayah Spanyol di Afrika Utara. Demikian pernyataan Pemerintah Spanyol, dikutip Cebu Daily News.
”Kami sudah memutus jaringan yang bertanggung jawab untuk mengirimkan pejuang al-Qaeda terkait kelompok teroris yang beroperasi di Suriah,” bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Spanyol.
Jaringan yang beroperasi di Ceuta dan Kota Fnideq, tetangga Maroko itu mengirimkan puluhan militan Islam, yang beberapa di antaranya anak di bawah umur ke Suriah.
”Beberapa dari mereka akan melakukan serangan bunuh diri, sementara yang lain akan dimasukkan ke kamp-kamp pelatihan sebelum melaksanakan aksi serangan bersenjata,” lanjut pernyataan pemerintah.
”Jaringan ini, yang berbasis di Ceuta dan Fnideq, melakukan penggalangan dana, indoktrinasi, dan mengorganisir pembiayaan, kontak dengan teroris lain, dan mengikuti pedoman dari organisasi teroris al-Qaeda,” imbuh pihak Kementerian.
Menurut pihak Kementerian tersebut, delapan orang yang ditangkap, menghadapi tuduhan menjadi anggota organisasi teroris.
Operasi itu dilakukan di di Ceuta, sebuah wilayah Spanyol di Afrika Utara. Demikian pernyataan Pemerintah Spanyol, dikutip Cebu Daily News.
”Kami sudah memutus jaringan yang bertanggung jawab untuk mengirimkan pejuang al-Qaeda terkait kelompok teroris yang beroperasi di Suriah,” bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Spanyol.
Jaringan yang beroperasi di Ceuta dan Kota Fnideq, tetangga Maroko itu mengirimkan puluhan militan Islam, yang beberapa di antaranya anak di bawah umur ke Suriah.
”Beberapa dari mereka akan melakukan serangan bunuh diri, sementara yang lain akan dimasukkan ke kamp-kamp pelatihan sebelum melaksanakan aksi serangan bersenjata,” lanjut pernyataan pemerintah.
”Jaringan ini, yang berbasis di Ceuta dan Fnideq, melakukan penggalangan dana, indoktrinasi, dan mengorganisir pembiayaan, kontak dengan teroris lain, dan mengikuti pedoman dari organisasi teroris al-Qaeda,” imbuh pihak Kementerian.
Menurut pihak Kementerian tersebut, delapan orang yang ditangkap, menghadapi tuduhan menjadi anggota organisasi teroris.
(esn)