Israel ingin dunia internasional terus tekan Iran
Senin, 17 Juni 2013 - 01:03 WIB
Israel ingin dunia internasional terus tekan Iran
A
A
A
Sindonews.com – Para pejabat Israel mencoba untuk mendinginkan optimisme dunia dalam menyikapi kemenangan Hassan Rouhani dalam pemilihan Presiden Iran. Kandidat dari kubu moderat itu memenangkan pemilu Iran, akhir pekan lalu.
Pada awal pertemuan kabinet mingguan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan kepada media Israel, bahwa masyarakat internasional harus terus menekan Iran untuk menghentikan program nuklirnya.
"Masyarakat internasional tidak boleh menyerah pada angan-angan atau godaan dan melonggarkan tekanan Iran untuk untuk menghentikan program nuklirnya," kata Netanyahu, Minggu (16/6/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sentimen ini juga diungkapkan oleh Menteri urusan Internasional Israel, Yuval Steinitz, yang bertugas memantau ancaman strategis bagi negara yahudi itu.
"Selama kebijakan nuklir Iran ditentukan oleh Ayatullah (Ali) Khamenei, tekanan sanksi terhadap Iran harus terus dilakukan, terlepas dari keinginan rakyat Iran untuk kemajuan dan perubahan dalam pemerintahan Iran," kata Steinitz pada Radio Angkatan Darat Israel.
Kecenderungan yang sama juga ditegaskan kembali dalam tanggapan resmi oleh Kementerian Luar Negeri Israel pada Sabtu malam. "Presiden terpilih telah dipilih oleh Khamenei, yang telah mendiskualifikasi dan menghapus calon yang tidak sesuai dengan pandangan mereka," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita Xinhua.
"Program nuklir Iran sejauh ini telah ditentukan oleh Khamenei dan bukan oleh Presiden Iran," kata pernyataan itu. "Iran akan terus dinilai oleh tindakannya, dalam lingkup nuklir serta pada isu teror. Ini harus mematuhi tuntutan masyarakat internasional untuk menghentikan program nuklirnya dan menghentikan penyebaran teror di seluruh dunia," kata Pernyataan menyimpulkan.
Pada awal pertemuan kabinet mingguan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan kepada media Israel, bahwa masyarakat internasional harus terus menekan Iran untuk menghentikan program nuklirnya.
"Masyarakat internasional tidak boleh menyerah pada angan-angan atau godaan dan melonggarkan tekanan Iran untuk untuk menghentikan program nuklirnya," kata Netanyahu, Minggu (16/6/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
Sentimen ini juga diungkapkan oleh Menteri urusan Internasional Israel, Yuval Steinitz, yang bertugas memantau ancaman strategis bagi negara yahudi itu.
"Selama kebijakan nuklir Iran ditentukan oleh Ayatullah (Ali) Khamenei, tekanan sanksi terhadap Iran harus terus dilakukan, terlepas dari keinginan rakyat Iran untuk kemajuan dan perubahan dalam pemerintahan Iran," kata Steinitz pada Radio Angkatan Darat Israel.
Kecenderungan yang sama juga ditegaskan kembali dalam tanggapan resmi oleh Kementerian Luar Negeri Israel pada Sabtu malam. "Presiden terpilih telah dipilih oleh Khamenei, yang telah mendiskualifikasi dan menghapus calon yang tidak sesuai dengan pandangan mereka," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke kantor berita Xinhua.
"Program nuklir Iran sejauh ini telah ditentukan oleh Khamenei dan bukan oleh Presiden Iran," kata pernyataan itu. "Iran akan terus dinilai oleh tindakannya, dalam lingkup nuklir serta pada isu teror. Ini harus mematuhi tuntutan masyarakat internasional untuk menghentikan program nuklirnya dan menghentikan penyebaran teror di seluruh dunia," kata Pernyataan menyimpulkan.
(esn)