AS: Pembangunan permukiman Israel ilegal

Jum'at, 14 Juni 2013 - 10:41 WIB
AS: Pembangunan permukiman...
AS: Pembangunan permukiman Israel ilegal
A A A
Sindonews.com – Pemerintah AS pada Kamis (13/6/2013), mengatakan pembangunan permukiman oleh Israel di Tepi Barat tidak sah. Tindakan Israel itu dilakukan menjelang upaya pembicaraan damai dengan pihak otoritas Palestina.

”Menteri telah menyatakan keprihatinannya di masa lalu, baik secara publik maupun dalam percakapan pribadi,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki, dikutip Xinhua Jumat (14/6/2013). ”Kami tidak menerima legitimasi aktivitas pembangunan pemukiman lanjutan,” lanjut Psaki.

”Kami tetap berharap bahwa kedua belah pihak (Israel dan Palestina) akan melihat kesempatan penting ini. Kami di sini sedang membangun kepercayaan untuk menuju ke meja perundingan, dan itulah fokus kami saat ini,” imbuh Psaki.

Israel mengajukan rencana untuk membangun 500 unit rumah baru untuk permukiman Yahudi Bruchin di Tepi Barat. Para pejabat Palestina menyalahkan langkah Israel yang disebut sebagai penghancuran rencana pembiacaraan damai yang diupayakan Menlu AS, John Kerry.

Berdasarkan program tersebut, 500 unit rumah baru akan dibangun di Bruchin. Itu adalah program lanjutan yang berlangsung sejak tahun 1999 di dekat Kota Salfit, Palestina.

Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina runtuh pada 2010, karena penolakan Israel untuk membekukan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Washington telah berusaha untuk menghidupkan kembali pembicaraan sejak itu kegagalan itu. Tapi, sejauh ini belum ada terobosan besar yang telah dicapai.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
10 menit yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
45 menit yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
2 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
3 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved