Perahu tenggelam, 13 imigran gelap tewas di kepulauan Australia

Minggu, 09 Juni 2013 - 12:26 WIB
Perahu tenggelam, 13...
Perahu tenggelam, 13 imigran gelap tewas di kepulauan Australia
A A A
Sindonews.com - Sebuah perahu yang mengangkut puluhan imigran tenggelam di lepas pantai Pulau Christmas, Australia, Minggu (9/6/2012). Jason Clare, Menteri Dalam Negeri Australia mengatakan, sebanyak 13 orang ditemukan tewas, sementara puluhan orang masih hilang.

"Kami sedang melakukan pengawasan dari udara, berusaha untuk mencari dan menyelamatkan semua korban yang masih hidup," ungkap Clare, seperti dilansir Chanelnewsasia.

"Ini adalah sebuah insiden mengerikan lain yang telah terjadi dan mengingatkan kita semua betapa berbahaya perjalanan yang mereka lakukan," imbuh Clare.

Clare mengungkapkan, perahu tersebut pertama kali terlihat oleh pengawas di perbatasan pada Rabu, 5 Juni lalu. Para petugas di perbatasan memperkirakan ada sekitar 55 orang yang berada di atas perahu itu, kebanyakan dari mereka adalah laki-laki dewasa, tapi ada juga sejumlah wanita dan anak kecil.

Sehari kemudian, Angkatan Laut (AL) Australia mengirimkan kapal HMAS Warramunga ke wilayah tersebut, tapi setibanya di sana kapal tersebut telah hilang. "Sampai hari ini, kami telah melakukan pencarian lewat udara. Sepertinya, bagian lambung kapal itu terendam sebelum tenggelam," ujarnya.

Sepanjang Jumat, operasi pencarian hanya berhasil menemukan satu orang, sementaraa 12 orang lainnya baru ditemukan pada Minggu pagi.

Laksamana David Johnston, Kepala Perlindungan Perbatasan mengatakan, ini adalah proses pencarian yang rumit dan memakan waktu.

"Berdasar saran petugas medis, kami yakin masih terbuka kemungkinan korban ditemukan dalam keadaan selamat," ungkap Johnston.

"Kondisi laut cukup menguntungkan bagi para penumpang, saat kapal ini tenggelam. Saat pertama kali ditemukan, para penumpang kapal tidak memberi tanda atau isyarat bahwa perahu yang mereka tumpangi berada dalam kesulitan," papar Johnston.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
23 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved