Korban tewas sentuh 17 orang, termasuk 12 peziarah
Sabtu, 08 Juni 2013 - 08:23 WIB
Korban tewas sentuh 17 orang, termasuk 12 peziarah
A
A
A
Sindonews.com – Korban serangan bom mobil di Irak yang menyasar rombongan peziarah Iran hingga Sabtu (8/6/2013) mencapai 17 orang. Sebanyak 12 korban tewas di antaranya, adalah rombongan peziarah Iran.
Sumber dari Kepolisian Provinsi Diyala, Irak, tempat lokasi insiden bom mobil, Dikutip Reuters, Sabtu (8/6/2013), menyebut korban luka sebanyak 45 orang, termasuk 37 di antaranya warga Iran.
Menurut sumber yang menolak ditulis namanya, kepada Xinhua, serangan itu menargetkan konvoi peziarah Iran di dekat daerah Miqdadiya, sekitar 45 km sebelah timur laut dari Kota Baquba, Diyala, di timur laut Ibu Kota Baghdad.
Pasukan keamanan menutup area di sekitar lokasi kejadian, dan mengirim beberapa jenazah ke rumah sakit terdekat. Petugas setempat juga masih mencari korban lain yang diperkirakan masih ada.
Kelompok gerilyawan sering menyerang peziarah Iran yang datang ke Irak untuk mengunjungi kuil suci Syiah, terutama setelah serangan AS tahun 2003 yang menggulingkan Rezim Presiden Saddam Hussein. Sejak itu, pemerintah Irak didominasi kaum Syiah.
Sebelum insiden itu, pada pada 20 Mei, sebuah mobil berisi bom diparkir di jalan utama dekat kota Balad, sekitar 80 km utara Baghdad, meledak di dekat bus. Sebanyak delapan peziarah Iran tewas, dan 19 lainnya luka-luka.
Kemudian, pada 25 Mei, sebuah mobil jebakan menghantam sebuah bus yang membawa peziarah Syiah Iran dekat Kota Samarra, sekitar 110 km utara Baghdad. Sebanyak enam peziarah Iran tewas dan 20 lainnya luka-luka.
Sumber dari Kepolisian Provinsi Diyala, Irak, tempat lokasi insiden bom mobil, Dikutip Reuters, Sabtu (8/6/2013), menyebut korban luka sebanyak 45 orang, termasuk 37 di antaranya warga Iran.
Menurut sumber yang menolak ditulis namanya, kepada Xinhua, serangan itu menargetkan konvoi peziarah Iran di dekat daerah Miqdadiya, sekitar 45 km sebelah timur laut dari Kota Baquba, Diyala, di timur laut Ibu Kota Baghdad.
Pasukan keamanan menutup area di sekitar lokasi kejadian, dan mengirim beberapa jenazah ke rumah sakit terdekat. Petugas setempat juga masih mencari korban lain yang diperkirakan masih ada.
Kelompok gerilyawan sering menyerang peziarah Iran yang datang ke Irak untuk mengunjungi kuil suci Syiah, terutama setelah serangan AS tahun 2003 yang menggulingkan Rezim Presiden Saddam Hussein. Sejak itu, pemerintah Irak didominasi kaum Syiah.
Sebelum insiden itu, pada pada 20 Mei, sebuah mobil berisi bom diparkir di jalan utama dekat kota Balad, sekitar 80 km utara Baghdad, meledak di dekat bus. Sebanyak delapan peziarah Iran tewas, dan 19 lainnya luka-luka.
Kemudian, pada 25 Mei, sebuah mobil jebakan menghantam sebuah bus yang membawa peziarah Syiah Iran dekat Kota Samarra, sekitar 110 km utara Baghdad. Sebanyak enam peziarah Iran tewas dan 20 lainnya luka-luka.
(esn)