Pemimpin al-Qaeda serukan Suriah lawan AS
Kamis, 06 Juni 2013 - 16:58 WIB
Pemimpin al-Qaeda serukan Suriah lawan AS
A
A
A
Sindonews.com - Kepala al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri menyerukan warga Suriah bersatu untuk jihad melawan upaya Amerika Serikat (AS) membentuk pemerintahan baru di Suriah. Seruan al-Zawahri dirilis dalam bentuk audio, Kamis (6/6/2013).
Presiden Suriah saat ini, Bashar al-Assad merupakan pemeluk sekte Alawit dari Islam Syiah. Sedangkan pemberontak yang ingin menggulingkannya, merupakan Muslim Sunni, termasuk kelompok jihadis Al-Nusra.
”Bersatu, dan setuju bahwa Anda tidak akan meletakkan senjata Anda dan meninggalkan parit Anda sampai berdirinya Negara Islam yang akan mengembalikan dinasti kekhalifahan," kata Zawahiri. ”AS dan para sekutunya, ingin Anda mengorbankan darah Anda untuk menurunkan rezim kriminal Alawite dan membentuk pemerintahan baru demi melestarikan keamanan Israel,” ucapnya, yang diposting di situs Islam.
Perang sipil di Suriah meletus setelah pasukan Assad melancarkan tindakan keras terhadap aksi protes pro-demokrasi sejak Maret 2011. Puluhan ribu warga Suriah tewas dan jutaan lainnya dipaksa meninggalkan rumah mereka.
Pemerintah Assad bersikeras berperang melawan kelompok yang ia sebut teroris, yang ingin memaksakan mendirikan negara Islam. Penegasan itu seiring dengan dukungan pemimpin Al-Nusra, Abu Mohammed al-Jawlani yang berjanji setia untuk Zawahiri.
Presiden Suriah saat ini, Bashar al-Assad merupakan pemeluk sekte Alawit dari Islam Syiah. Sedangkan pemberontak yang ingin menggulingkannya, merupakan Muslim Sunni, termasuk kelompok jihadis Al-Nusra.
”Bersatu, dan setuju bahwa Anda tidak akan meletakkan senjata Anda dan meninggalkan parit Anda sampai berdirinya Negara Islam yang akan mengembalikan dinasti kekhalifahan," kata Zawahiri. ”AS dan para sekutunya, ingin Anda mengorbankan darah Anda untuk menurunkan rezim kriminal Alawite dan membentuk pemerintahan baru demi melestarikan keamanan Israel,” ucapnya, yang diposting di situs Islam.
Perang sipil di Suriah meletus setelah pasukan Assad melancarkan tindakan keras terhadap aksi protes pro-demokrasi sejak Maret 2011. Puluhan ribu warga Suriah tewas dan jutaan lainnya dipaksa meninggalkan rumah mereka.
Pemerintah Assad bersikeras berperang melawan kelompok yang ia sebut teroris, yang ingin memaksakan mendirikan negara Islam. Penegasan itu seiring dengan dukungan pemimpin Al-Nusra, Abu Mohammed al-Jawlani yang berjanji setia untuk Zawahiri.
(esn)