Wakil PM Turki akan temui para demonstran
Rabu, 05 Juni 2013 - 01:51 WIB
Wakil PM Turki akan temui para demonstran
A
A
A
Sindonews.com – Wakil Perdana Menteri Turki, Bulent Arinc setuju untuk bertemu dengan para pengunjuk rasa pada Rabu (5/6/2013), dalam upaya untuk mengakhiri demonstrasi selama sepekan terakhir. Demikian dilaporkan stasiun televisi CNNTurk, Selasa (4/6/2013).
Menurut laporan tersebut, Arinc setuju untuk bertemu dengan penyelenggara aksi protes pada Rabu siang. Setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Turki, Abdullah Gul, Arinc mengatakan, Pemerintah Turki menghormati tuntutan demokrasi warga negara, asalkan mereka menjauhkan diri dari kekerasan.
Ketika ditanya oleh wartawan, apakah pemerintah akan menawarkan permintaan maaf kepada warga yang menjadi korban kekerasan oleh polisi, Arinc mengatakan, bahwa ia tidak berutang permintaan maaf pada semua orang.
"Saya minta maaf kepada orang-orang yang berkumpul dengan perasaan tulus di taman Gezi, tapi saya tidak berutang permintaan maaf apapun kepada orang lain," ucap Arinc.
Di Istanbul, sekitar 100 ribu orang turun ke jalan selama akhir pekan lalu. Beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu ke jendela kantor Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan di pusat kota, sementara yang lain membakar kantor partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa.
Menurut laporan tersebut, Arinc setuju untuk bertemu dengan penyelenggara aksi protes pada Rabu siang. Setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Turki, Abdullah Gul, Arinc mengatakan, Pemerintah Turki menghormati tuntutan demokrasi warga negara, asalkan mereka menjauhkan diri dari kekerasan.
Ketika ditanya oleh wartawan, apakah pemerintah akan menawarkan permintaan maaf kepada warga yang menjadi korban kekerasan oleh polisi, Arinc mengatakan, bahwa ia tidak berutang permintaan maaf pada semua orang.
"Saya minta maaf kepada orang-orang yang berkumpul dengan perasaan tulus di taman Gezi, tapi saya tidak berutang permintaan maaf apapun kepada orang lain," ucap Arinc.
Di Istanbul, sekitar 100 ribu orang turun ke jalan selama akhir pekan lalu. Beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu ke jendela kantor Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan di pusat kota, sementara yang lain membakar kantor partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa.
(esn)