8 pasukan Suriah tewas dalam ledakan bom di Damaskus
Minggu, 02 Juni 2013 - 16:52 WIB
8 pasukan Suriah tewas dalam ledakan bom di Damaskus
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah mobil yang sarat dengan muatan bom, meledak di dekat kantor polisi di Distrik Jubar, Damaskus, Suriah, Minggu (2/6/2013). Obeservatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, serangan bom tersebut menewaskan sejumlah tentara dan melukai beberapa warga sipil.
"Sebanyak delapan pasukan rezim pemerintah Suriah tewas, sementara sejumlah warga sipil terluka dalam sebuah ledakan besar yang berasal dari sebuah ledakan bom mobil di Jubar, dekat kantor kepolisian setempat," ungkap Rami Abdel Rahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia pada AFP.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, serangan bom di sisi timur Ibu Kota Suriah itu nampaknya dilancarkan oleh Front al-Nusra, kelompok ekstrimis yang bersekutu dengan jaringan teroris internasional al-Qeada. Sejauh ini Front al-Nusra tidak mengklaim bahwa serangan itu adalah ulah mereka.
Dalam sebuah pernyataan, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, selain serangan bom, pertempuran antara pemberontak dan rezim pemerintah Suriah saat ini tengah berlangsung di Jubar. Pasukan pemerintah Suriah dalam beberapa bulan terakhir telah melancarkan serangan udara dan mortir kepada pemberontak di wilayah Jubar demi merebut kembali wilayah itu.
Sejauh ini Pemerintah Suriah belum merilis informasi terkait ledakan bom tersebut.
"Sebanyak delapan pasukan rezim pemerintah Suriah tewas, sementara sejumlah warga sipil terluka dalam sebuah ledakan besar yang berasal dari sebuah ledakan bom mobil di Jubar, dekat kantor kepolisian setempat," ungkap Rami Abdel Rahman, Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia pada AFP.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, serangan bom di sisi timur Ibu Kota Suriah itu nampaknya dilancarkan oleh Front al-Nusra, kelompok ekstrimis yang bersekutu dengan jaringan teroris internasional al-Qeada. Sejauh ini Front al-Nusra tidak mengklaim bahwa serangan itu adalah ulah mereka.
Dalam sebuah pernyataan, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, selain serangan bom, pertempuran antara pemberontak dan rezim pemerintah Suriah saat ini tengah berlangsung di Jubar. Pasukan pemerintah Suriah dalam beberapa bulan terakhir telah melancarkan serangan udara dan mortir kepada pemberontak di wilayah Jubar demi merebut kembali wilayah itu.
Sejauh ini Pemerintah Suriah belum merilis informasi terkait ledakan bom tersebut.
(esn)