Irak klaim rusak jaringan pembuat gas beracun al-Qaeda

Minggu, 02 Juni 2013 - 15:57 WIB
Irak klaim rusak jaringan...
Irak klaim rusak jaringan pembuat gas beracun al-Qaeda
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertahanan Irak mengatakan, pemerintah telah menghancurkan sebuah sel al-Qaeda yang bekerja untuk memproduksi gas beracun guna melancarkan serangan ke wilayah Eropa dan Amerika Utara.

"Sebuah kelompok yang terdiri dari lima orang telah membangun dua buah tempat untuk memproduksi gas sarin dan mustard di Baghdad, produksi dilakukan dengan instruksi dari kelompok al-Qaeda lain," ungkap Mohammed al-Askari, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Irak dalam sebuah konferensi pers.

"Penangkapan para anggota sel ini membuahkan hasil, setelah badan intelijen Irak berkerjasama dengan agen intelijen asing," imbuh Askari. Menurutnya, semua anggota sel tersebut bertugas untuk melancarkan serangan di tingkat domestik dan memiliki jaringan untuk menyelundupkan senjata beracun itu ke sejumlah negara tetangga, bahkan ke negara lain yang lebih jauh, di benua Eropa atau di Amerika Utara.

Awal bulan lalu, PBB mengatakan, senjata kimia sarin mungkin telah digunakan oleh pemberontak Suriah saat mereka meluncurkan perlawanan terhadap tentara Presiden Suriah Bashar al-Assad. Seperti diketahui, Suriah dan Iran berbagi wilayah perbatasan sepanjang 600 km.

Pejabat Irak sebelumnya juga telah memperingatkan, bahwa al-Qaeda yang berkaitan sengan kelompok Sunni yang memusuhi rezim pemerintahan Assad telah mendirikan kamp di wilayah gurun Irak.Baru-baru ini, kelompok tersebut secara terang-terangan mengaku kalau mereka memiliki kaitan dengan Front al-Nusra, kelompok pemberontak Suriah.

Padahal, dalam dua tahun belakangan, kelompok ini menahan diri untuk melancarkan serangan di luar wilayah Irak. Kelompok al-Qaeda sendiri secara reguler melancarkan sengan terhadap warga dan pejabat pemerintah Irak.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
28 menit yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
1 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
2 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
10 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
12 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
13 jam yang lalu
Infografis
Menteri Keamanan Israel...
Menteri Keamanan Israel Klaim Masjid Al Aqsa Milik Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved