Dua serangan drone tewaskan 7 militan Yaman
Sabtu, 01 Juni 2013 - 23:18 WIB
Dua serangan drone tewaskan 7 militan Yaman
A
A
A
Sindonews.com – Dua serangan pesawat tak berawak (drone) Amerika Serikat (AS) menewaskan tujuh tersangka militan Al Qaeda di Yaman selatan, Sabtu (1/6/2013). Serangan ini terjadi Sembilan hari setelah Presiden AS Barack Obama mengumumkan aturan baru serangan drone AS.
Seperti dikutip dari Reuters, serangan itu terjadi pada Sabtu pagi di Distrik al-Mahfad Abyan Governorate, di selatan Yaman, di mana pengaruh kelompok militan Islam di wilayah ini sangat kuat. “Ketika serangan terjadi, tujuh militan itu menumpang dua mobil,” kata seorang pejabat Yaman.
Sementara kaum militan sendiri, pada hari yang sama juga melancarkan serangan pada aparat keamanan Yaman. Di Yaman timur, Kolonel Abdel-Rahman Bashkeel, Kepala Departemen Investigasi Kriminal di kota Seyoun, di area Wadi Hadramout, tewas akibat ledakan bom yang ditempatkan di mobilnya.
Serangan juga dilakukan kaum militan dengan menggunakan sepeda motor. Dalam insiden ini, kaum militan menembak dan membunuh Brigadir Jenderal Yahya al-Omaisi, komandan kepolisian di Pangkalan Udara Seyoun.
Washington memandang Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) sebagai gerakan sayap militan paling berbahaya. Selama ini, AS kerap melancarkan serangan pada kaum militan dengan menggunakan drone, meski AS sendiri tak secara terbuka mengakui hal itu.
Seperti dikutip dari Reuters, serangan itu terjadi pada Sabtu pagi di Distrik al-Mahfad Abyan Governorate, di selatan Yaman, di mana pengaruh kelompok militan Islam di wilayah ini sangat kuat. “Ketika serangan terjadi, tujuh militan itu menumpang dua mobil,” kata seorang pejabat Yaman.
Sementara kaum militan sendiri, pada hari yang sama juga melancarkan serangan pada aparat keamanan Yaman. Di Yaman timur, Kolonel Abdel-Rahman Bashkeel, Kepala Departemen Investigasi Kriminal di kota Seyoun, di area Wadi Hadramout, tewas akibat ledakan bom yang ditempatkan di mobilnya.
Serangan juga dilakukan kaum militan dengan menggunakan sepeda motor. Dalam insiden ini, kaum militan menembak dan membunuh Brigadir Jenderal Yahya al-Omaisi, komandan kepolisian di Pangkalan Udara Seyoun.
Washington memandang Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) sebagai gerakan sayap militan paling berbahaya. Selama ini, AS kerap melancarkan serangan pada kaum militan dengan menggunakan drone, meski AS sendiri tak secara terbuka mengakui hal itu.
(esn)