Presiden Libanon desak Hizbullah berhenti terlibat perang di Suriah
Kamis, 30 Mei 2013 - 15:48 WIB
Presiden Libanon desak Hizbullah berhenti terlibat perang di Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Libanon Michel Suleiman berharap, Pemimpin Hizbullah Sayyed Hasan Nasrallah tidak melibatkan diri dalam kekacauan yang terjadi di negara tetangga, Suriah. Dalam kesempatan itu Suleiman juga mengaku tidak akan mendukung pembukaan sektor Golan.
"Ini adalah sebuah pertahanan Libanon, bukan Suriah. Langkah ini akan didukung oleh semua warga Libanon dan didukung dalam pernyataan kementerian. Saya berharap Nasrallah mematuhi hal ini," ungkap Suleiman."Rakyat dan tentara Libanon sama-sama harus mencegah pejuang Hizbullah untuk terlibat dalam perangan di Suriah," lanjutnya.
Presiden Libanon itu mengaku, bahwa hubungannya dengan Hizbullah tidak memburuk. Menurutnya, sebagai presiden, dia harus berperan memperbaiki jalan yang salah. "Hizbullah tidak boleh mengungkapkan bahwa mereka akan membuka sektor Golan. Jika hal itu terjadi, siapa yang akan menjamin bahwa Israel tidak akan menyerang Libanon," tanya Suleiman.
Suleiman yakin, bahwa apa yang dia lakukan tidak menusuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dari belakang. "Saya berharap Suriah berdamai, karena dengan itulah Libanon dapat bernapas dengan lega," pintanya.
"Ini adalah sebuah pertahanan Libanon, bukan Suriah. Langkah ini akan didukung oleh semua warga Libanon dan didukung dalam pernyataan kementerian. Saya berharap Nasrallah mematuhi hal ini," ungkap Suleiman."Rakyat dan tentara Libanon sama-sama harus mencegah pejuang Hizbullah untuk terlibat dalam perangan di Suriah," lanjutnya.
Presiden Libanon itu mengaku, bahwa hubungannya dengan Hizbullah tidak memburuk. Menurutnya, sebagai presiden, dia harus berperan memperbaiki jalan yang salah. "Hizbullah tidak boleh mengungkapkan bahwa mereka akan membuka sektor Golan. Jika hal itu terjadi, siapa yang akan menjamin bahwa Israel tidak akan menyerang Libanon," tanya Suleiman.
Suleiman yakin, bahwa apa yang dia lakukan tidak menusuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dari belakang. "Saya berharap Suriah berdamai, karena dengan itulah Libanon dapat bernapas dengan lega," pintanya.
(esn)