Polisi Australia tangkap hacker penyerang situs pemerintah

Rabu, 24 April 2013 - 22:24 WIB
Polisi Australia tangkap...
Polisi Australia tangkap hacker penyerang situs pemerintah
A A A
Sindonews.com – Seorang pria yang memproklamirkan diri sebagai pemimpin dari kelompok hacker internasional "Lulz Security" (Lulzsec) telah ditangkap di Sydney, Rabu (24/4/2013). Penangkapan dilakukan, karena ia diduga telah menyerang dan merusak website pemerintah Australia pada awal April lalu.

“Pria berusia 24 tahun itu ditangkap oleh Polisi Federal Australia pada Selasa (23/4/2013) malam di kantor atasannya di Sydney. Penangkapan dilakukan setelah dilakukan penyelidikan sejak awal April,” sebut pernyataan Polisi Federal Australia, seperti dikutip dari Xinhua.

Menurut Polisi Federal Australia, pria itu berprofesi sebagai tenaga IT professional dan bekerja untuk perusahaan keamanan IT internasional. Dia telah didakwa dengan dua tuduhan modifikasi data yang tidak sah menyebabkan penurunan dan satu hitungan akses tidak sah ke sistem komputer terbatas.

Hukuman maksimum untuk pelanggaran ini adalah 12 tahun penjara. Ini adalah penangkapan pertama anggota Lulzsec yang dilakukan oleh Polisi Federal Australia.

Komandan Operasi Cyber ​​Crime, Glen McEwen mengatakan, gangguan komunikasi ke atau dari jaringan komputer dapat memiliki konsekuensi serius.

"Mereka berpikir untuk terlibat dalam kegiatan tersebut harus memperingatkan bahwa meretas, membuat atau menyebarkan virus berbahaya atau berpartisipasi dalam Distributed Denial of Service serangan tidak menyenangkan tidak berbahaya," kata McEwen.

"Tindakan kriminal seperti ini dapat mengakibatkan konsekuensi serius jangka panjang bagi individu, seperti pidana atau hukuman penjara," lanjutnya. Pria itu diberikan jaminan bersyarat dan diminta hadir di Pengadilan Negeri di Central Coast pada 15 Mei.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
53 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved