Pelaku bom Boston masih belum bisa bicara

Senin, 22 April 2013 - 22:57 WIB
Pelaku bom Boston masih...
Pelaku bom Boston masih belum bisa bicara
A A A
Sindonews.com – Pelaku bom Boston yang tertangkap, Dzhokhar Tsarnaev (19), saat ini masih berada dalam perawatan di Israel Medical Center, Boston. Media-media Amerika Serikat (AS) melaporkan, Dzhokhar masih belum bisa berbicara akibat luka di lehernya.

Seperti diketahui, Dzhokhar terlibat dalam baku tembak dengan aparat yang coba menangkapnya. Dalam baku tembak itu, leher Dzhokhar terluka. Media AS juga melaporkan, Dzhokhar telah siuman dan coba menanggapi secara tertulis pertanyaan penyidik.

Namun, aparat AS belum mengkonfirmasi kabar yang menyebut Dzhokhar menanggapi secara tertulis pernyataan para penyidik. "Kami sangat ingin berbicara dengannya dan para penyidik akan melakukan itu secepatnya,” kata Komisaris Polisi Boston, Ed Davis kepada CNN, Senin (22/4/2013).

Karena belum bisa menggali informasi dari Dzhokhar, maka belum bisa dipastikan, apakah ia dan kakaknya yang telah tewas, Tamerlan Tsarnaev memiliki hubungan dengan kelompok militan, seperti yang diduga banyak kalangan.

Tapi, Davis dan Walikota Londong percaya, bahwa dua bersaudara itu bertindak seorang diri. "Saya yakin, bahwa mereka berdua adalah dua aktor utama dalam aksi kekerasan yang terjadi," kata Davis.

Menurutnya, penyidik telah menemukan setidaknya empat perangkat bom rakitan, yang salah satunya mirip dengan dua bom panic presto yang digunakan dalam aksi teror di Boston Marathon. Aparat AS percaya, kakak beradik itu berencana melakukan aksi teror lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
2 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
4 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved