Jerman akan hormati putusan pencabutan embargo senjata Suriah
Minggu, 21 April 2013 - 23:14 WIB
Jerman akan hormati putusan pencabutan embargo senjata Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle mengatakan, pemerintahnya tak punya pilihan, selain menerima pencabutan embargo senjata Uni Eropa terhadap Suriah, jika negara-negara Eropa lainnya menyetujui hal itu.
Berbicara kepada wartawan di Istanbul, Turki setelah digelarnya pertemuan "Friends of Suriah" pada Sabtu (20/4/2013), Westerwelle mengatakan, embargo akan dibahas ketika Menteri Luar Negeri Uni Eropa bertemu di Luksemburg, awal pekan depan.
"Jika ada satu atau dua negara di Uni Eropa yang berpikir, bahwa tidak ada risiko senjata akan jatuh ke tangan yang salah, maka Jerman harus menghormati itu," kata Westerwelle, Minggu (21/4/2013), seperti dikutip dari Globalpost.
Sebelumnya, Jerman adalah salah satu negara anggota Uni Eropa yang menentang memberikan dukungan militer untuk pemberontak Suriah. Tapi, Inggris dan Perancis mendesak agar embargo itu dicabut pada akhir Mei mendatang.
Pencabutan ini dilakukan, agar negara Uni Eropa bisa memberikan bantuan senjata pada pemberontak Suriah untuk memenangkan perang dengan pasukan rezim Pemerintah Suriah yang setia pada Presiden Bashar al-Assad.
Keputusan apakah akan melanjutkan embargo dan sanksi terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad harus dilakukan dengan suara bulat oleh anggota Uni Eropa. Pembicaraan pada awal pekan depan juga akan melihat kemungkinan melonggarkan sanksi untuk embargo minyak guna membantu oposisi Suriah.
Berbicara kepada wartawan di Istanbul, Turki setelah digelarnya pertemuan "Friends of Suriah" pada Sabtu (20/4/2013), Westerwelle mengatakan, embargo akan dibahas ketika Menteri Luar Negeri Uni Eropa bertemu di Luksemburg, awal pekan depan.
"Jika ada satu atau dua negara di Uni Eropa yang berpikir, bahwa tidak ada risiko senjata akan jatuh ke tangan yang salah, maka Jerman harus menghormati itu," kata Westerwelle, Minggu (21/4/2013), seperti dikutip dari Globalpost.
Sebelumnya, Jerman adalah salah satu negara anggota Uni Eropa yang menentang memberikan dukungan militer untuk pemberontak Suriah. Tapi, Inggris dan Perancis mendesak agar embargo itu dicabut pada akhir Mei mendatang.
Pencabutan ini dilakukan, agar negara Uni Eropa bisa memberikan bantuan senjata pada pemberontak Suriah untuk memenangkan perang dengan pasukan rezim Pemerintah Suriah yang setia pada Presiden Bashar al-Assad.
Keputusan apakah akan melanjutkan embargo dan sanksi terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad harus dilakukan dengan suara bulat oleh anggota Uni Eropa. Pembicaraan pada awal pekan depan juga akan melihat kemungkinan melonggarkan sanksi untuk embargo minyak guna membantu oposisi Suriah.
(esn)