Pengirim surat beracun pada Obama dikenai tuntutan pidana

Jum'at, 19 April 2013 - 07:00 WIB
Pengirim surat beracun...
Pengirim surat beracun pada Obama dikenai tuntutan pidana
A A A
Sindonews.com – Jaksa Federal mengajukan tuntutan pidana pada Paul Kevin Curtis (45), karena dinilai telah mengancam keselamatan dan berniat menyakiti Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

Jika terbukti bersalah, Curtis yang berprofesi sebagai peniru mantan bintang pop, Elvis Presley itu akan menghadapi hukuman maksimum 15 tahun penjara dan denda USD500 ribu. Demikian dilaporkan oleh Reuters, Kamis (18/4/2013).

Selain surat yang ditujukan pada Obama, Curtis juga diyakini mengirim dua surat beracun lainnya pada Senator AS Roger Wicker dari Mississippi dan Hakim Sadie Holland dari Lee County, Mississippi.

Sebelumnya, Biro Investigasi Federal (FBI) mengumumkan telah menangkap seorang pria terkait dengan pengiriman dua surat beracun yang masing-masing ditujukan kepada Obama dan Wicker.

Daniel McMullen, agen khusus FBI yang bertanggung jawab atas penyidikan surat beracun terhadap Obama mengkonfirmasi kabar tersebut, Kamis (18/4/2013). Namun, ia menolak memberikan rincian identitas oknum tersebut.

Isi dalam kedua surat tersebut bertuliskan, "Melihat sesuatu yang salah, tapi tidak mengungkapnya, kemudian diam”. Di akhir isi surat tersebut dituliskan, "Saya KC dan saya menandatangani surat ini".

Pada hari terjadinya serangan bom Boston, agen khusus yang bertugas di bagian surat menyurat Gedung Putih telah menemukan surat beracun yang ditujukan kepada Presiden AS. Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan butiran zat yang positif mengandung racun.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
12 menit yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
31 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
1 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
2 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
3 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved