Dalam 24 jam terakhir, aparat Afghanistan tewaskan 16 Taliban
Senin, 08 April 2013 - 23:43 WIB
Dalam 24 jam terakhir, aparat Afghanistan tewaskan 16 Taliban
A
A
A
Sindonews.com – Sebanyak 16 militan Taliban tewas dalam operasi terpisah yang digelar di seluruh Afghanistan. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Senin (8/4/2013).
"Polisi Nasional Afghanistan (ALP) yang didukung oleh tentara dan pasukan koalisi pimpinan NATO melancarkan operasi pembersihan di beberapa provinsi dalam 24 jam terakhir,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dikutip dari Xinhua.
Operasi itu digelar di Provinsi Kunar, Nangarhar, Kapisa, Jawzjan, Kandahar, Zabul, Wardak, Ghazni, Paktya, dan Helmand. “Dalam operasi di provinsi-provinsi tersebut, 12 gerilyawan Taliban tewas dan satu gerilyawan bersenjata terluka," lanjut pernyataan tersebut.
“Selain itu, empat militan tewas dan lima orang lainnya ditangkap ketika pasukan gabungan melakukan operasi pencarian di daerah Shiram Sari Pul, ibu kota Provinsi Sari Pul,” kata Kepala Polisi Provinsi Sari Pul, Abdul Raoof Taj kepada Xinhua Senin.
Akhir-akhir ini, pasukan keamanan kian mengintensifkan operasi di seluruh negeri menjelang datangnya musim panas. Selama ini, serangan kaum militan kian meningkat seiring datangnya musim panas di negara itu.
"Polisi Nasional Afghanistan (ALP) yang didukung oleh tentara dan pasukan koalisi pimpinan NATO melancarkan operasi pembersihan di beberapa provinsi dalam 24 jam terakhir,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dikutip dari Xinhua.
Operasi itu digelar di Provinsi Kunar, Nangarhar, Kapisa, Jawzjan, Kandahar, Zabul, Wardak, Ghazni, Paktya, dan Helmand. “Dalam operasi di provinsi-provinsi tersebut, 12 gerilyawan Taliban tewas dan satu gerilyawan bersenjata terluka," lanjut pernyataan tersebut.
“Selain itu, empat militan tewas dan lima orang lainnya ditangkap ketika pasukan gabungan melakukan operasi pencarian di daerah Shiram Sari Pul, ibu kota Provinsi Sari Pul,” kata Kepala Polisi Provinsi Sari Pul, Abdul Raoof Taj kepada Xinhua Senin.
Akhir-akhir ini, pasukan keamanan kian mengintensifkan operasi di seluruh negeri menjelang datangnya musim panas. Selama ini, serangan kaum militan kian meningkat seiring datangnya musim panas di negara itu.
(esn)