Tewaskan 10 anak, Karzai kutuk serangan udara NATO
Senin, 08 April 2013 - 13:24 WIB
Tewaskan 10 anak, Karzai kutuk serangan udara NATO
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Afghanistan Hamid Karzai sangat mengutuk serangan udara yang dilancarkan oleh Pasukan Bantuan Keamanan NATO di Afghanistan (ISAF) di Distrik Shigal, Provinsi Kunar. Pasalnya, serangan udara itu menewaskan 10 anak kecil.
"Presiden sangat mengutuk langkah Taliban yang menggunakan warga sipil sebagai perisai dan mengecam berbagai jenis operasi yang menyebabkan kematian warga sipil," ungkap Karzai dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir News.com, Senin (8/4/2013).
Sementara itu, Juru Bicara ISAF mengkonfirmasi serangan tersebut dan tengah mengumpulkan sejumlah informasi untuk memastikan mengapa serangan tersebut menyebabkan warga sipil tewas. "Seorang warga sipil Amerika Serikat ikut tewas dalam operasi penyerangan Taliban di lokasi kejadian," ungkap ISAF.
Zalmai Khan, Gubernur Distrik Shigal mengatakan, pertempuran antara militan dan pasukan gabungan berlanjut hingga malam hari. Hingga akhirnya, bantuan serangan udara pasukan NATO diluncurkan. "Serangan tersebut menewaskan 10 anak dan melukai lima wanita," kata Khan.
Karzai pada 18 Februari lalu mengeluarkan dekrit yang isinya melarang pasukan keamanan Afghanistan meminta bantuan udara dari militer asing yang ditempatkan di negara itu. Keputusan tersebut datang, karena serangan udara yang dilancarkan oleh NATO, yang kebanyakan menelan korban jiwa dari pihak sipil, telah menjadi pangkal ketegangan antara Karzai dengan pasukan NATO.
"Presiden sangat mengutuk langkah Taliban yang menggunakan warga sipil sebagai perisai dan mengecam berbagai jenis operasi yang menyebabkan kematian warga sipil," ungkap Karzai dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir News.com, Senin (8/4/2013).
Sementara itu, Juru Bicara ISAF mengkonfirmasi serangan tersebut dan tengah mengumpulkan sejumlah informasi untuk memastikan mengapa serangan tersebut menyebabkan warga sipil tewas. "Seorang warga sipil Amerika Serikat ikut tewas dalam operasi penyerangan Taliban di lokasi kejadian," ungkap ISAF.
Zalmai Khan, Gubernur Distrik Shigal mengatakan, pertempuran antara militan dan pasukan gabungan berlanjut hingga malam hari. Hingga akhirnya, bantuan serangan udara pasukan NATO diluncurkan. "Serangan tersebut menewaskan 10 anak dan melukai lima wanita," kata Khan.
Karzai pada 18 Februari lalu mengeluarkan dekrit yang isinya melarang pasukan keamanan Afghanistan meminta bantuan udara dari militer asing yang ditempatkan di negara itu. Keputusan tersebut datang, karena serangan udara yang dilancarkan oleh NATO, yang kebanyakan menelan korban jiwa dari pihak sipil, telah menjadi pangkal ketegangan antara Karzai dengan pasukan NATO.
(esn)