Serangan udara NATO tewaskan 10 anak Afghanistan
Senin, 08 April 2013 - 11:07 WIB
Serangan udara NATO tewaskan 10 anak Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Sebanyak 10 anak kecil dilaporkan tewas sementara sejumlah warga Afghanistan terluka akibat serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan NATO di Distrik Shigal, Provinsi Kunar, Sabtu (6/4/2013).
"Pasukan Afghanistan dan pasukan NATO melancarkan operassi gabungan untuk membersihkan keberadaan Taliban dari Distrik Shigal, Sabtu pagi," ungkap Zalmai Khan, Gubernur Distrik Shigal.
Khan mengatakan, pertempuran antara militan dan pasukan gabungan berlanjut hingga malam hari. Hingga akhirnya, bantuan serangan udara pasukan NATO diluncurkan. "Serangan tersebut menewaskan 10 anak dan melukai lima wanita," kata Khan, seperti dilansir Xinhua, Senin (8/4/2013).
Sementara itu, Sayed Fazlullah Wahidi, Gubernur Provinsi Kunar mengkonfirmasi operasi gabungan tersebut. "Operasi gabungan yang dilancarkan di wilayah Sholtan di Distril Shigal berhasil menewaskan 11 militan dan melukai 11 militan lainya," ungkap Wahidi. "Serangan tersebut juga melukai tujuh pasukan keamanan gabungan," imbuh Wahidi.
Sebuah laporan mengatakan, seorang pasukan Amerika juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Seorang pejabat Afghanistan mengatakan, pasukan asing yang melancarkan serangan udara tidak tahu ada sejumlah perempuan dan anak-anak dalam sejumlah rumah yang menjadi sasaran tembak.
Berbicara melalui telepon Qari Yusuf Ahmadi, bertindak sebagai juru bicara kelompok Taliban membenarkan telah terjadi pertempuran antara Taliban dengan pasukan Afghanistan dan NATO. "Semua orang yang tewas dalam operasi tersebut adalah warga lokal," ungkap Ahmadi.
Pasukan gabungan di Afghanistan mengintensifkan operasi penumpasan di seluruh wilayah Afghanistan jelang pergantian musim memasuki musim panas. Menurut pasukan asing yang sudah mengenal seluk beluk penyerangan selama lebih dari satu dekade, serangan yang dilancarkan militan dan pemberontak Afghanistan banyak terjadi di musim panas.
"Pasukan Afghanistan dan pasukan NATO melancarkan operassi gabungan untuk membersihkan keberadaan Taliban dari Distrik Shigal, Sabtu pagi," ungkap Zalmai Khan, Gubernur Distrik Shigal.
Khan mengatakan, pertempuran antara militan dan pasukan gabungan berlanjut hingga malam hari. Hingga akhirnya, bantuan serangan udara pasukan NATO diluncurkan. "Serangan tersebut menewaskan 10 anak dan melukai lima wanita," kata Khan, seperti dilansir Xinhua, Senin (8/4/2013).
Sementara itu, Sayed Fazlullah Wahidi, Gubernur Provinsi Kunar mengkonfirmasi operasi gabungan tersebut. "Operasi gabungan yang dilancarkan di wilayah Sholtan di Distril Shigal berhasil menewaskan 11 militan dan melukai 11 militan lainya," ungkap Wahidi. "Serangan tersebut juga melukai tujuh pasukan keamanan gabungan," imbuh Wahidi.
Sebuah laporan mengatakan, seorang pasukan Amerika juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Seorang pejabat Afghanistan mengatakan, pasukan asing yang melancarkan serangan udara tidak tahu ada sejumlah perempuan dan anak-anak dalam sejumlah rumah yang menjadi sasaran tembak.
Berbicara melalui telepon Qari Yusuf Ahmadi, bertindak sebagai juru bicara kelompok Taliban membenarkan telah terjadi pertempuran antara Taliban dengan pasukan Afghanistan dan NATO. "Semua orang yang tewas dalam operasi tersebut adalah warga lokal," ungkap Ahmadi.
Pasukan gabungan di Afghanistan mengintensifkan operasi penumpasan di seluruh wilayah Afghanistan jelang pergantian musim memasuki musim panas. Menurut pasukan asing yang sudah mengenal seluk beluk penyerangan selama lebih dari satu dekade, serangan yang dilancarkan militan dan pemberontak Afghanistan banyak terjadi di musim panas.
(esn)