Serangan bom di Afghanistan, 7 tewas
Sabtu, 06 April 2013 - 23:03 WIB
Serangan bom di Afghanistan, 7 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Empat warga sipil dan tiga tentara NATO tewas dalam dua serangan terpisah di Afghanistan, Sabtu (6/4/2013). Demikian dilaporkan para pejabat lokal dan internasional, seperti dikutip dari Xinhua.
Enam orang, termasuk tiga tentara NATO, tewas dalam sebuah serangan bom mobil terhadap konvoi kendaraan di ibukota provinsi Zabul, Qalat. Gubernur Mohammad Ashraf Nasery yang ikut dalam konvoi itu tidak terluka, tapi seorang dokter menjadi korban tewas dalam serangan itu.
Konvoi mobil itu sedang dalam perjalanan ke sekolah dan berada di dekat rumah sakit dan pangkalan NATO, ketika bom mobil meledak dan menghantam mereka. Lima warga Afghanistan, termasuk seorang mahasiswa dan dua wartawan, juga terluka akibat serangan itu.
Dalam serangan terpisah di Afghanistan timur, seorang pekerja sipil asal Amerika Serikat (AS) tewas akibat serangan pemberontak. Demikian dinyatakan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) dalam sebuah pernyataan.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di Zabul, yang terletak di dekat perbatasan Pakistan. “Sebuah bom mobil menewaskan 7 orang asing dan melukai lima lainnya,” kata Juru Bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi.
Enam orang, termasuk tiga tentara NATO, tewas dalam sebuah serangan bom mobil terhadap konvoi kendaraan di ibukota provinsi Zabul, Qalat. Gubernur Mohammad Ashraf Nasery yang ikut dalam konvoi itu tidak terluka, tapi seorang dokter menjadi korban tewas dalam serangan itu.
Konvoi mobil itu sedang dalam perjalanan ke sekolah dan berada di dekat rumah sakit dan pangkalan NATO, ketika bom mobil meledak dan menghantam mereka. Lima warga Afghanistan, termasuk seorang mahasiswa dan dua wartawan, juga terluka akibat serangan itu.
Dalam serangan terpisah di Afghanistan timur, seorang pekerja sipil asal Amerika Serikat (AS) tewas akibat serangan pemberontak. Demikian dinyatakan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) dalam sebuah pernyataan.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di Zabul, yang terletak di dekat perbatasan Pakistan. “Sebuah bom mobil menewaskan 7 orang asing dan melukai lima lainnya,” kata Juru Bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi.
(esn)