Pemimpin Senior Taliban ditangkap di Selatan Afghanistan
Jum'at, 05 April 2013 - 19:04 WIB
Pemimpin Senior Taliban ditangkap di Selatan Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pemimpin senior Taliban ditangkap dalam operasi yang dilakukan oleh pasukan Afghanistan dan pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO (ISAF) di selatan provinsi Helmand, Afghanistan.
"Pasukan keamanan Afghanistan dan koalisi menangkap seorang pemimpin senior Taliban dan menahan satu pemberontak lainnya selama operasi di Distrik Nahr-e Saraj, provinsi Helmand, hari ini," kata ISAF dalam siaran persnya, Jumat (5/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
"Pemimpin Taliban itu dituduh memimpin sebuah sel pejuang yang bertanggung jawab telah melakukan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan koalisi. Ia diduga menyediakan senjata untuk digunakan dalam operasi pemberontakan di seluruh distrik dan diyakini terlibat dalam operasi bom rakitan," lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan tersebut tak menyebutkan nama Pemimpin Taliban yang ditangkap itu. ISAF hanya menjelaskan, bahwa dalam operasi tersebut juga ikut ditangkap seorang fasilitator Taliban dan beberapa gerilyawan lainnya di provinsi yang berbeda.
Taliban, kelompok pemberontak yang telah melakukan pemberontakan selama lebih dari satu dekade, belum membuat komentar balasan atas pernyataan ISAF ini. Akhir-akhir ini, ISAF terus mengintensifkan operasi di seluruh negeri dalam rangka menyambut musim panas. Selama ini, Taliban kerap meningkatkan frekuensi serangan di musim panas.
"Pasukan keamanan Afghanistan dan koalisi menangkap seorang pemimpin senior Taliban dan menahan satu pemberontak lainnya selama operasi di Distrik Nahr-e Saraj, provinsi Helmand, hari ini," kata ISAF dalam siaran persnya, Jumat (5/4/2013), seperti dikutip dari Xinhua.
"Pemimpin Taliban itu dituduh memimpin sebuah sel pejuang yang bertanggung jawab telah melakukan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan koalisi. Ia diduga menyediakan senjata untuk digunakan dalam operasi pemberontakan di seluruh distrik dan diyakini terlibat dalam operasi bom rakitan," lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan tersebut tak menyebutkan nama Pemimpin Taliban yang ditangkap itu. ISAF hanya menjelaskan, bahwa dalam operasi tersebut juga ikut ditangkap seorang fasilitator Taliban dan beberapa gerilyawan lainnya di provinsi yang berbeda.
Taliban, kelompok pemberontak yang telah melakukan pemberontakan selama lebih dari satu dekade, belum membuat komentar balasan atas pernyataan ISAF ini. Akhir-akhir ini, ISAF terus mengintensifkan operasi di seluruh negeri dalam rangka menyambut musim panas. Selama ini, Taliban kerap meningkatkan frekuensi serangan di musim panas.
(esn)