NATO kutuk serangan Taliban ke gedung pengadilan Afghanistan
Kamis, 04 April 2013 - 23:34 WIB
NATO kutuk serangan Taliban ke gedung pengadilan Afghanistan
A
A
A
Sindonews.com – Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen mengecam keras serangan Taliban ke sebuah gedung pengadilan di Afghanistan yang menewaskan lebih dari 40 orang.
"Saya sangat mengutuk serangan brutal di gedung pengadilan di Provinsi Farah," kata Rasmussen dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari markas NATO di Brussels, Kamis (4/4/2013). Dalam pernyataan itu, Rasmussen juga menenkankan dukungannya pada Pemerintah Afghanistan di Kabul.
"Kami berdiri dengan para pemimpinan Afghanistan dalam mengecam keras serangan ini tanpa pandang bulu, yang menewaskan banyak warga sipil Afghanistan. Tidak ada pembenaran untuk tindakan semacam itu,” lanjutnya.
Rasmussen telah berulang kali menegaskan, bahwa misi NATO di Afghanistan tetap berada di jalur yang benar. Menurutnya, aliansi militer pimpinan Amerika Serikat akan terus mendukung pemerintah Afghanistan saat mereka mengambil tanggung jawab atas keamanan negara mereka.
Serangan ke gedung pengadilan di Provinsi Farah itu terjadi pada Rabu (3/4/2013). Dalam serangan itu, sembilan orang anggota Taliban melancarkan aksi bom bunuh diri dalam sebuah ruang sidang. Serangan tersebut dilancarkan untuk membebaskan sejumlah anggota mereka yang sedang menjalani proses persidangan.
"Jumlah korban tewas dalam sebuah serangan terkoordinasi yang dilancarkan Taliban di Pengadilan Farah telah mencapai 53 orang. Sementara jumlah korban luka-luka mencapai lebih dari 100 orang," seperti dilaporkan Tv lokal Arianna.
"Saya sangat mengutuk serangan brutal di gedung pengadilan di Provinsi Farah," kata Rasmussen dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari markas NATO di Brussels, Kamis (4/4/2013). Dalam pernyataan itu, Rasmussen juga menenkankan dukungannya pada Pemerintah Afghanistan di Kabul.
"Kami berdiri dengan para pemimpinan Afghanistan dalam mengecam keras serangan ini tanpa pandang bulu, yang menewaskan banyak warga sipil Afghanistan. Tidak ada pembenaran untuk tindakan semacam itu,” lanjutnya.
Rasmussen telah berulang kali menegaskan, bahwa misi NATO di Afghanistan tetap berada di jalur yang benar. Menurutnya, aliansi militer pimpinan Amerika Serikat akan terus mendukung pemerintah Afghanistan saat mereka mengambil tanggung jawab atas keamanan negara mereka.
Serangan ke gedung pengadilan di Provinsi Farah itu terjadi pada Rabu (3/4/2013). Dalam serangan itu, sembilan orang anggota Taliban melancarkan aksi bom bunuh diri dalam sebuah ruang sidang. Serangan tersebut dilancarkan untuk membebaskan sejumlah anggota mereka yang sedang menjalani proses persidangan.
"Jumlah korban tewas dalam sebuah serangan terkoordinasi yang dilancarkan Taliban di Pengadilan Farah telah mencapai 53 orang. Sementara jumlah korban luka-luka mencapai lebih dari 100 orang," seperti dilaporkan Tv lokal Arianna.
(esn)