Australia telah pulangkan 963 pendatang gelap asal Sri Lanka

Kamis, 04 April 2013 - 22:03 WIB
Australia telah pulangkan...
Australia telah pulangkan 963 pendatang gelap asal Sri Lanka
A A A
Sindonews.com – Komisi Tinggi Australia mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka telah memulangkan 20 pendatang gelap asal Sri Lanka, Kamis (4/4/2013). Dengan pemulangan 20 orang ini, maka secara total Australia telah memulangkan 963 pendatang gelap asal Sri Lanka sejak Agustus tahun lalu.

Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia, Brendan O'Connor mengumumkan, bahwa para pendatang gelap asal Sri Lanka itu telah diterbangkan dari Pulau Christmas ke Ibu Kota Sri Lanka, Kolombo.

“Tak satu pun dari mereka yang menuntut kewajiban internasional Australia. Tanpa visa yang sah, mereka tidak memiliki hak untuk tinggal di Australia," kata O’Connor, seperti tertuang dalam pernyataan Komisi Tinggi Australia.

"Ketika orang-orang tiba di Australia secara tidak sah, klaim yang mereka buat untuk alasan mereka melakukan perjalanan ke Australia akan dinilai oleh Departemen Imigrasi. Jika klaim ini tidak tercakup oleh konvensi pengungsi, mereka akan dikembalikan ke tanah air mereka sesegera mungkin," lanjut O'Connor.

Menurutnya, para pendatang gelap ini telah membuang uang dengan membayar sindikat penyelundup manusia untuk bisa masuk ke Australia. “Mereka telah membuang uang dan mempertaruhkan nyawa mereka,” lanjut O’Connor.

Tak hanya Australia yang berupaya mencegah masuknya pendatang gelap, Pemerintah Sri Lanka juga sudah berupaya untuk mencegah warga mereka melakukan imigrasi ilegal ke luar negeri dengan menggunakan perahu.

Hingga kini, lebih dari 1.500 orang telah ditangkap oleh Angkatan Laut Sri Lanka ketika mencoba untuk bermigrasi secara ilegal dengan perahu. Alasan utama warga Sri Lanka nekat menempuh perjalanan ilegal ke luar negeri adalah karena kian memburuknya kondisi ekonomi di negara itu.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
3 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
4 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
5 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
6 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
7 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
8 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved