Filipina minta warganya di Korsel untuk waspada
Selasa, 02 April 2013 - 22:29 WIB
Filipina minta warganya di Korsel untuk waspada
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Filipina mendesak kaum pekerja Filipina yang berada di Korea Selatan (Korsel) untuk waspada dan menyiapkan perlengkapan darurat serta uang untuk kemungkinan apa pun yang akan terjadi di Korsel.
Sekretaris Buruh Filipina, Rosalinda Baldoz mengatakan, bahwa Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina (POLO) di Seoul terus memantau kondisi di Semenanjung Korea. Hal ini dilakukan setelah Korea Utara (Korut) mengumumkan “keadaan perang” dengan Korsel beberapa hari lalu.
"Di tengah-tengah laporan situasi normal di Korsel, POLO di wilayah ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Korsel akan terus-menerus memantau perkembangan di kawasan dan akan selalu siap untuk memastikan, bahwa pekerja Filipina di Korsel akan tetap aman dan jauh dari bahaya," kata Baldoz, seperti dikutip dari Xinhua.
Baldoz juga menghimbau keluarga para pekerja Korsel untuk tetap tenang, karena keamanan dan keselamatan orang yang mereka cintai adalah prioritas paling atas dari pemerintah Filipina.
Menurut data dari Departemen Luar Negeri Filipina, saat ini ada sekitar 80 ribu warga Filipina yang tinggal dan bekerja di Korsel. Sedangkan menurut data dari Komisi Pengamat Filipina, hanya ada sekitar 15 warga Filipina yang menetap di Korut.
Sekretaris Buruh Filipina, Rosalinda Baldoz mengatakan, bahwa Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina (POLO) di Seoul terus memantau kondisi di Semenanjung Korea. Hal ini dilakukan setelah Korea Utara (Korut) mengumumkan “keadaan perang” dengan Korsel beberapa hari lalu.
"Di tengah-tengah laporan situasi normal di Korsel, POLO di wilayah ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Korsel akan terus-menerus memantau perkembangan di kawasan dan akan selalu siap untuk memastikan, bahwa pekerja Filipina di Korsel akan tetap aman dan jauh dari bahaya," kata Baldoz, seperti dikutip dari Xinhua.
Baldoz juga menghimbau keluarga para pekerja Korsel untuk tetap tenang, karena keamanan dan keselamatan orang yang mereka cintai adalah prioritas paling atas dari pemerintah Filipina.
Menurut data dari Departemen Luar Negeri Filipina, saat ini ada sekitar 80 ribu warga Filipina yang tinggal dan bekerja di Korsel. Sedangkan menurut data dari Komisi Pengamat Filipina, hanya ada sekitar 15 warga Filipina yang menetap di Korut.
(esn)