Ledakan bom rakitan lukai 7 warga Thailand

Senin, 27 Mei 2013 - 15:54 WIB
Ledakan bom rakitan...
Ledakan bom rakitan lukai 7 warga Thailand
A A A
Sindonews.com - Sebuah bom yang disembunyikan di dalam tempat sampah di pusat perbelanjaan di wilayah Ramkhamhaeng Soi 43/1, Bangkok, Thailand meledak, Minggu (26/5/2013) malam. Ledakan tersebut melukai tujuh warga dan merusak dua toko dan barang-barang milik pedagang kaki lima.

Narongrit Promsawan, Kolonel Polisi mengatakan, sebuah bom meledak sekitar pukul 9 malam di Ramkhamhaeng, dekat wilayah Universitas di Ibu Kota Thailand. Polisi tidak menduga bahwa serangan bom ini adalah serangan awal dari serangan bom lebih luas

"Polisi sedang menyelidiki penyebab pasti ledakan dan mencari tahu pihak yang terlibat dalam serangan bom ini. Berdasarkan hasil penyidikan awal, ditemukan banyak paku di sekitar lokasi ledakan," ungkap Promsawan kepada AFP.

Kamronwit Thoopkrachang, Kepala Polisi metropolitan mengatakan, ledakan tersebut dihasilkan dari ledakan bom rakitan. "Ledakan ini tidak bertujuan untuk menelan korban jiwa," imbuh Thoopkrachang.

Sementara itu, sejumlah ahli bom mengatakan, mereka menemukan banyak paku di sekitar ledakan. "Kuat dugaan bahwa ledakan ini dihasilkan dari sebuah bom rakitan," ungkap Letnan Sanoe Pongsuth, penyidik dari kantor polisi Hua Mark.

Ledakan bom rakitan itu dibungkus dalam kantong plastik yang berisi paku dan bubuk peledak, kantong itu diletakan dalam sebuah kantong plastik. Sebagai langkah penyidikan awal, Thoopkrachang telah menugaskan polisi untuk menyidiki apakah ada potensi konflik di lingkungan tempat bom itu meledak.

Tidak ada korban tewas akibat ledakan bom rakitan ini. Korban luka adalah lima wanita dan dua orang pria. Mereka semua telah dipindakan ke Rumah Sakit Ramkhamhaeng dan Vejthani. Tiga dari korban luka terpaksa menjalani perawatan karena mengalami luka ringan, sementara empat orang lainnya diperbolehkan pulang.

Seorang pedagang pakaian yang berada sekitar 10 meter dari pusat ledakan mengatakan, sebagian besar korban mengalami pendarahan di bagian wajah. "Ledakan itu bersumber dari tempat sampah yang berada di depan sebuah salon kecantikan," ungkap pedagang itu.
(esn)
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Gubernur Erzaldi Sepakati...
Gubernur Erzaldi Sepakati Kerjasama dengan PT Paidi Indo Porang
Kasus Suap Benur, KPK...
Kasus Suap Benur, KPK Panggil Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik
Perkuat Ekspansi Bisnis...
Perkuat Ekspansi Bisnis Nasional, Dahua Kolaborasi PT ECS Indo Jaya
Nasabah Minta Masa Pendaftaran...
Nasabah Minta Masa Pendaftaran Utang PKPU PT MPIP Diperpanjang
Siapa yang Harus Bertanggung...
Siapa yang Harus Bertanggung Jawab pada Kasus PT Mahkota?
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
48 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved