Abbas: Perdamaian Israel-Palestina masih mungkin tercapai
Minggu, 26 Mei 2013 - 18:42 WIB
Abbas: Perdamaian Israel-Palestina masih mungkin tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan, masih ada kemungkinan terwujudnya perdamaian antara Palestina Israel, Sabtu (25/5/2013). Pernyataan ini datang setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry berupaya menghidupkan kembali pembicaraan damai antara kedua belah pihak yang telah terhenti.
"Palestina meminta Israel untuk mengakhiri pendudukan atas wilayah Pelestina, memindahkan semua pemukiman, dan membebaskan semua warga Palestina yang ditahan. Dengan ini, maka perdamaian dan keamanan bagi Palestina dan Israel akan terwujud," ungkap Abbas dalam pidatonya saat mengikuti Forum Ekonomi Dunia di al-Shunah, Laut Mati, Yordania.
Dalam pidatonya, Abbas juga memuji upaya Kerry untuk menghidupkan kembali perundingan damai Palestina - Israel yang telah berhenti hampir tiga tahun yang lalu.
"Akhir-akhir ini kita telah melihat tindakan dan upaya nyata untuk memulai kembali proses perundingan damai yang diupayakan oleh Menlu AS, John Kerry. Langkah itu membawa sebuah harapan bagi Palestina," ungkap Abbas.
Seperti diketahui, dalam kunjungan terbarunya ke Israel, Kerry mendesak pemimpin Palestina dan Isreal untuk mengambil sebuah keputusan sulit dengan memulai kembali proses perundingan damai. "Jelas, kondisi yang terjadi hingga saat ini tidak dapat terus berlanjut," ungkap Kerry. "Salah satu cara untuk mewujudkan perdamaian itu adalah dengan melakukan pembicaraan langsung," terang Kerry.
"Palestina meminta Israel untuk mengakhiri pendudukan atas wilayah Pelestina, memindahkan semua pemukiman, dan membebaskan semua warga Palestina yang ditahan. Dengan ini, maka perdamaian dan keamanan bagi Palestina dan Israel akan terwujud," ungkap Abbas dalam pidatonya saat mengikuti Forum Ekonomi Dunia di al-Shunah, Laut Mati, Yordania.
Dalam pidatonya, Abbas juga memuji upaya Kerry untuk menghidupkan kembali perundingan damai Palestina - Israel yang telah berhenti hampir tiga tahun yang lalu.
"Akhir-akhir ini kita telah melihat tindakan dan upaya nyata untuk memulai kembali proses perundingan damai yang diupayakan oleh Menlu AS, John Kerry. Langkah itu membawa sebuah harapan bagi Palestina," ungkap Abbas.
Seperti diketahui, dalam kunjungan terbarunya ke Israel, Kerry mendesak pemimpin Palestina dan Isreal untuk mengambil sebuah keputusan sulit dengan memulai kembali proses perundingan damai. "Jelas, kondisi yang terjadi hingga saat ini tidak dapat terus berlanjut," ungkap Kerry. "Salah satu cara untuk mewujudkan perdamaian itu adalah dengan melakukan pembicaraan langsung," terang Kerry.
(esn)