Pemberontak Suriah gunakan senjata kimia, Inggris & Rusia prihatin

Selasa, 19 Maret 2013 - 21:53 WIB
Pemberontak Suriah gunakan...
Pemberontak Suriah gunakan senjata kimia, Inggris & Rusia prihatin
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Inggris dan Rusia mengaku prihatin mendapati kenyataan pemberontak Suriah menggunakan senjata kimia dalam perang saudara di Suriah.

“Kami menyadari laporan media tentang serangan senjata kimia di Suriah. Penggunaan atau proliferasi senjata kimia akan menuntut tanggapan serius dari masyarakat internasional,” sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Inggris, Selasa (19/3/2013), seperti dikutip dari Reuters.

Menurut pernyataan itu, serangan ini memaksa Pemerintah Inggris untuk meninjau kembali pendekatan mereka terhadap pemberontak Suriah. Pekan lalu, Inggris bersama Perancis menyatakan akan mengirim persenjataan bagi pemberontak Suriah. Dua negara itu juga meminta Uni Eropa untuk membatalkan embargo senjata bagi Suriah.

Sementara Rusia yang selama ini menjadi pendukung utama rezim Presiden Bashar al-Assad menyebut serangan senjata kimia itu adalah perkembangan yang sangat mengkhawatirkan dan berbahaya. "Sebuah kasus penggunaan senjata kimia oleh oposisi bersenjata tercatat terjadi pada Selasa (19/3/2013) pagi di Provinsi Aleppo," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

"Kami sangat prihatin dengan kenyataan, bahwa senjata pemusnah massal jatuh ke tangan pemberontak, yang akan memperburuk situasi di Suriah dan mengangkat konfrontasi di negara itu untuk tingkat yang baru," lanjut pernyataan tersebut.

Serangan itu sendiri dilaporkan menewaskan 16 orang dan melukai 86 lainnya. Sebagian besar korban luka-luka berada dalam kondisi kristis. Pemberontak Suriah dituding telah menembakkan roket yang telah diisi zat kimia ke pedesaan al-Assal, di Aleppo.
(esn)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
5 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved