Pemuda Palestina serukan aksi protes saat kunjungan Obama
Selasa, 12 Maret 2013 - 08:00 WIB
Pemuda Palestina serukan aksi protes saat kunjungan Obama
A
A
A
Sindonews.com - Pemuda Palestina menyerukan aksi demonstrasi selama kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, 20-22 Maret mendatang. Selain mengunjungi Israel, Obama juga dijadwalkan mengunjungi Ramallah.
"Kami menyerukan kepada massa rakyat Palestina untuk mengubah jalur ini dan menunjukkan sikap terhadap pihak yang menerima dia dan menolak kembali ke arah perundingan yang sia-sia," sebut pernyataan Kelompok Pemuda Palestina, Senin (11/3/2013), seperti dikutip dari Maan News.
"Meskipun ada upaya dari pemimpin Palestina untuk mencairkan suasana, namun tujuan utama dari kunjungan itu sudah jelas,” lanjut pernyataan kelompok itu. Menurut mereka, kunjungan Obama ini dilaporkan bertujuan untuk mengurangi tekanan pada pemerintah Israel.
Kelompok pemuda Palestina mencatat, bahwa kebijakan AS terhadap Israel tidak berubah di bawah Obama dan Washington terus membiayai militer Israel.
"Selain itu, AS berkomitmen untuk menjaga keamanan Israel dengan mengorbankan tanah, kehidupan dan penghidupan warga Palestina. Apakah itu dengan cara membenarkan pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza, penghancuran rumah, dan kebijakan Israel lainnya,” tambah pernyataan tersebut.
"Kami menyerukan kepada massa rakyat Palestina untuk mengubah jalur ini dan menunjukkan sikap terhadap pihak yang menerima dia dan menolak kembali ke arah perundingan yang sia-sia," sebut pernyataan Kelompok Pemuda Palestina, Senin (11/3/2013), seperti dikutip dari Maan News.
"Meskipun ada upaya dari pemimpin Palestina untuk mencairkan suasana, namun tujuan utama dari kunjungan itu sudah jelas,” lanjut pernyataan kelompok itu. Menurut mereka, kunjungan Obama ini dilaporkan bertujuan untuk mengurangi tekanan pada pemerintah Israel.
Kelompok pemuda Palestina mencatat, bahwa kebijakan AS terhadap Israel tidak berubah di bawah Obama dan Washington terus membiayai militer Israel.
"Selain itu, AS berkomitmen untuk menjaga keamanan Israel dengan mengorbankan tanah, kehidupan dan penghidupan warga Palestina. Apakah itu dengan cara membenarkan pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza, penghancuran rumah, dan kebijakan Israel lainnya,” tambah pernyataan tersebut.
(esn)