Pemimpin geng pemerkosa mahasiswi New Delhi gantung diri di tahanan
Senin, 11 Maret 2013 - 12:19 WIB
Pemimpin geng pemerkosa mahasiswi New Delhi gantung diri di tahanan
A
A
A
Sindonews.com - Ram Singh (35), sopir bus yang dituding sebagai pemimpin geng pemerkosa mahasiswi di New Delhi, India, Desember 2012, tewas akibat gantung diri di Penjara Tihar, Senin (11/3/2013).
Seorang pejabat polisi senior India mengkonfirmasi kabar kematian Singh. Stasiun televisi CNN-IBN memberitakan, Singh tewas dalam selnya setelah menggantung dirinya dengan menggunakan pakaian tahanan.
"Memang benar, dia sudah mati," ungkap seorang pejabat polisi senior India. "Singh bunuh diri di selnya, Senin pagi," imbuhnya
Namun pengacara Singh berpendapat lain. Ia mengaku kliennya telah dibunuh di penjara. Dia menuduh sipir di Penjara Tihar sengaja memukuli Singh agar membuat kesaksian palsu dengan mengakui tuduhan yang dibebankan kepadanya, sehingga pengadilan dapat menjatuhi hukuman mati.
"Dia sadar, biar bagaimanapun dia akan mati, karena dia menghadapi sebauh kasus yang sangat sulit," ungkap adik bungsu mahasiswa 23 tahun yang diperkosa Singh.
"Saat tahu dia mati karena gantung diri, saya tidak terlalu senang. Saya mau dia digantung di depan umum. Mati dengan cara seperti itu sangat tidak adil. Tapi sudahlah, itu telah terjadi. Saya berharap lima pelaku perkosaan lainya akan menunggu hukuman mati," lanjutnya.
Mahasiswi fakultas fisioterapi itu, pada 16 Desember lalu saat pulang dari bioskop dengan menumpang bus bersama dengan seorang teman prianya. Laporan media mengatakan, enam orang di dalam bus itu memukuli mereka dengan batang logam dan berulang kali memperkosa si mahasiswi.
Media mengatakan, tongkat besi itu juga digunakan dalam aksi pemerkosaan dan menyebabkan luka parah pada diri si mahasiswi. Geng pemerkosa itu lantas melempar keduanya dari bus yang sedang berjalan. Meski menderita luka-luka, teman laki-laki si wanita selamat.
Kasus perkosaan yang dialami mahasiswi ini telah memicu kerusuhan massal di India. Sejumlah aksi unjuk rasa digelar di beberapa kota di India dan menyebabkan bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan. Sedikitnya, 6 orang demonstran telah ditangkap oleh aparat keamanan India.
Seorang pejabat polisi senior India mengkonfirmasi kabar kematian Singh. Stasiun televisi CNN-IBN memberitakan, Singh tewas dalam selnya setelah menggantung dirinya dengan menggunakan pakaian tahanan.
"Memang benar, dia sudah mati," ungkap seorang pejabat polisi senior India. "Singh bunuh diri di selnya, Senin pagi," imbuhnya
Namun pengacara Singh berpendapat lain. Ia mengaku kliennya telah dibunuh di penjara. Dia menuduh sipir di Penjara Tihar sengaja memukuli Singh agar membuat kesaksian palsu dengan mengakui tuduhan yang dibebankan kepadanya, sehingga pengadilan dapat menjatuhi hukuman mati.
"Dia sadar, biar bagaimanapun dia akan mati, karena dia menghadapi sebauh kasus yang sangat sulit," ungkap adik bungsu mahasiswa 23 tahun yang diperkosa Singh.
"Saat tahu dia mati karena gantung diri, saya tidak terlalu senang. Saya mau dia digantung di depan umum. Mati dengan cara seperti itu sangat tidak adil. Tapi sudahlah, itu telah terjadi. Saya berharap lima pelaku perkosaan lainya akan menunggu hukuman mati," lanjutnya.
Mahasiswi fakultas fisioterapi itu, pada 16 Desember lalu saat pulang dari bioskop dengan menumpang bus bersama dengan seorang teman prianya. Laporan media mengatakan, enam orang di dalam bus itu memukuli mereka dengan batang logam dan berulang kali memperkosa si mahasiswi.
Media mengatakan, tongkat besi itu juga digunakan dalam aksi pemerkosaan dan menyebabkan luka parah pada diri si mahasiswi. Geng pemerkosa itu lantas melempar keduanya dari bus yang sedang berjalan. Meski menderita luka-luka, teman laki-laki si wanita selamat.
Kasus perkosaan yang dialami mahasiswi ini telah memicu kerusuhan massal di India. Sejumlah aksi unjuk rasa digelar di beberapa kota di India dan menyebabkan bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan. Sedikitnya, 6 orang demonstran telah ditangkap oleh aparat keamanan India.
(esn)