Kamboja bangun 248 km jalan raya dengan bantuan China

Selasa, 05 Maret 2013 - 23:58 WIB
Kamboja bangun 248 km...
Kamboja bangun 248 km jalan raya dengan bantuan China
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Kamboja Hun Sen pada Selasa (5/3/2013), memulai pembebasan tanah untuk pembangunan dan perluasan jalan raya nasional No. 6A sepanjang 248 km. “Jalan raya sangat penting bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata,” kata Hun Sen, seperti dikutip dari Xinhua.

Menurutnya, jalan ini akan diperlebar dari luas semula hanya 7 m, menjadi 12 m. Di beberapa tempat, luas jalan akan mencapai 25 m. “Proyek ini akan dimulai dari Distrik Bathey di Provinsi Kampong Cham hingga ke barat laut di Provinsi Siem Reap,” lanjut Hun Sen.

"Jalan ini sangat penting untuk menghubungkan perjalanan dari Kota Phnom Penh ke berbagai provinsi, termasuk provinsi pariwisata Siem Reap dan perbatasan Thailand," jelas Hun Sen. "Ini akan sangat memberikan kontribusi untuk mengembangkan perekonomian dan pariwisata Kamboja,” katanya.

Hun Sen mengatakan, jika selesai, jalan No. 6A akan menjadi jalan paling modern dan terpanjang di kerajaan Kamboja.

"Sampai saat ini, China telah membantu pembangunan jalan beraspal dengan total panjang lebih dari 2.000 km di Kamboja. Ini membuat China menjadi donor terbesar dalam pembangunan jalan di Kamboja," katanya.

Selain jalan raya, tujuh jembatan yang membentang di atas sungai juga telah dan sedang dibangun dengan bantuan Cina. “Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah China untuk mendukung Kamboja dalam membangun jalan, jembatan, dan sistem irigasi yang merupakan komponen kunci untuk meningkatkan pembangunan sosial dan ekonomi,” jelas Hun Sen.
(esn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
44 menit yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
2 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
3 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved