Bom bunuh diri di Kaukasus Utara, 3 polisi Rusia tewas
Kamis, 14 Februari 2013 - 21:01 WIB
Bom bunuh diri di Kaukasus Utara, 3 polisi Rusia tewas
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pelaku bom bunuh diri melakkan aksinya di Provinsi Dagestan, Kaukasus Utara, Rusia, Kamis (14/2/2013). Akibat aksi ini, tiga polisi Rusia tewas dan enam lainnya menderita luka-luka.
Pelaku melakukan aksinya di sebuah pos keamanan. “Polisi menghentikan mobil untuk melakukan pemeriksaan rutin di Kota Khasavyurt, Provinsi Dagestan. Di belakang kemudi, duduk seorang teroris. Ketika polisi berjalan ke arahnya, ia meledakan mobil itu,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Rusia, seperti dikutip dari Reuters.
“Satu orang masih belum ditemukan dan enam polisi dibawa ke rumah sakit,” kata para pejabat. Aksi bom bunuh diri ini dilakukan beberapa jam sebelum sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat untuk membahas keamanan menjelang Olimpiade Musim Dingin.
Sesuai rencana, Rusia memang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014. Even akbar olahraga ini akan dilangsungkan di Sochi, wilayah yang berbatasan dengan Dagestan. Kerap terjadinya serangan yang dilancarkan oleh kaum militan Muslim di wilayah itu, menimbulkan kekhawatiran tersendiri soal keamanan selama Olimpiade Musim Dingin.
Hingga kini, kaum militan Muslim di Kaukasus Utara memang terus mengangkat senjata untuk memisahkan diri dari Rusia. Perlawanan kaum militan ini berakar dari perang separatis di Chechnya. Kaum militan Muslim ingin mengubah Kaukasus Utara menjadi negara Islam.
Pelaku melakukan aksinya di sebuah pos keamanan. “Polisi menghentikan mobil untuk melakukan pemeriksaan rutin di Kota Khasavyurt, Provinsi Dagestan. Di belakang kemudi, duduk seorang teroris. Ketika polisi berjalan ke arahnya, ia meledakan mobil itu,” sebut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Rusia, seperti dikutip dari Reuters.
“Satu orang masih belum ditemukan dan enam polisi dibawa ke rumah sakit,” kata para pejabat. Aksi bom bunuh diri ini dilakukan beberapa jam sebelum sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat untuk membahas keamanan menjelang Olimpiade Musim Dingin.
Sesuai rencana, Rusia memang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014. Even akbar olahraga ini akan dilangsungkan di Sochi, wilayah yang berbatasan dengan Dagestan. Kerap terjadinya serangan yang dilancarkan oleh kaum militan Muslim di wilayah itu, menimbulkan kekhawatiran tersendiri soal keamanan selama Olimpiade Musim Dingin.
Hingga kini, kaum militan Muslim di Kaukasus Utara memang terus mengangkat senjata untuk memisahkan diri dari Rusia. Perlawanan kaum militan ini berakar dari perang separatis di Chechnya. Kaum militan Muslim ingin mengubah Kaukasus Utara menjadi negara Islam.
(esn)