Komandan militer yakin, tentara AS tetap di Afghanistan pasca 2014
Sabtu, 09 Februari 2013 - 22:24 WIB
Komandan militer yakin, tentara AS tetap di Afghanistan pasca 2014
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Jenderal Martin Dempsey percaya, bahwa tentara AS akan tetap berada di Afghanistan pasca 2014 mendatang. Kehadiran tentara AS ini untuk mencapai tiga misi yang disetujui oleh sekutu NATO pada pertemuan puncak tahun lalu di Chicago, AS.
Dempsey mengaku tak tahu apakah Presiden Barack Obama akan mengumumkan jumlah pasukan AS di Afghanistan pasca 2014. Namun, dia mengatakan, pengumuman soal pengelolaan pasukan pada 2013 harus dilakukan dengan cepat.
“Sebab, kita hanya punya waktu dua bulan untuk mempersiapkan diri,” ujar Dempsey. Para pejabat mengatakan, keputusan untuk menentukan jumlah pasukan AS pasca 2014 akan dilakukan sebelum pengumuman kecepatan penarikan 2013.
Dempsey berbicara kepada wartawan saat melakukan perjalanan ke Afghanistan untuk menghadiri upacara serah terima komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional. Jenderal John Allen akan menyerahkan komando koalisi internasional kepada Jenderal Joseph Dunford, yang diharapkan menjadi komandan terakhir pasukan itu.
Dempsey mengecilkan pendapat beberapa pejabat Gedung Putih, yang menyatakan kemungkinan Obama akan mempertimbangkan "pilihan nol" dan tidak akan lagi menempatkan pasukan di Afghanistan.
"Saya tidak akan meminta 10 ribu tentara untuk melakukan pekerjaan 20 ribu tentara. Inilah sebabnya, mengapa perjanjian keamanan bilateral sangat penting. Sebab, jika kita segera mendapatkan kesepakatan ini, maka akan menghapus semua kecemasan yang berhubungan dengan keberadaan kita di Afghanistan,” katanya.
Dempsey mengaku tak tahu apakah Presiden Barack Obama akan mengumumkan jumlah pasukan AS di Afghanistan pasca 2014. Namun, dia mengatakan, pengumuman soal pengelolaan pasukan pada 2013 harus dilakukan dengan cepat.
“Sebab, kita hanya punya waktu dua bulan untuk mempersiapkan diri,” ujar Dempsey. Para pejabat mengatakan, keputusan untuk menentukan jumlah pasukan AS pasca 2014 akan dilakukan sebelum pengumuman kecepatan penarikan 2013.
Dempsey berbicara kepada wartawan saat melakukan perjalanan ke Afghanistan untuk menghadiri upacara serah terima komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional. Jenderal John Allen akan menyerahkan komando koalisi internasional kepada Jenderal Joseph Dunford, yang diharapkan menjadi komandan terakhir pasukan itu.
Dempsey mengecilkan pendapat beberapa pejabat Gedung Putih, yang menyatakan kemungkinan Obama akan mempertimbangkan "pilihan nol" dan tidak akan lagi menempatkan pasukan di Afghanistan.
"Saya tidak akan meminta 10 ribu tentara untuk melakukan pekerjaan 20 ribu tentara. Inilah sebabnya, mengapa perjanjian keamanan bilateral sangat penting. Sebab, jika kita segera mendapatkan kesepakatan ini, maka akan menghapus semua kecemasan yang berhubungan dengan keberadaan kita di Afghanistan,” katanya.
(esn)