Aparat China tangkap 70 orang terkait kasus bakar diri
Kamis, 07 Februari 2013 - 19:29 WIB
Aparat China tangkap 70 orang terkait kasus bakar diri
A
A
A
Sindonews.com - Pihak berwenang China telah menahan 70 orang di Provinsi Qinghai, sebelah barat laut negara itu karena diduga terkait dengan maraknya aksi bakar diri yang dilakukan oleh warga Tibet. Dari puluhan orang yang ditangkap itu, 12 di antaranya resmi ditahan dan akan segera dikenakan tuduhan.
"Polisi akan mengerahkan lebih banyak upaya untuk mengusut tuntas kasus ini dan serius menghukum mereka yang menghasut orang yang tidak bersalah untuk melakukan bakar diri," kata Lu Benqian, Wakil Kepala Polisi Qinghai.
Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah China telah menggunakan taktik baru untuk mencegah aksi bakar diri yang kerap dilakukan warga keturunan Tibet sebagai bentuk protes terhadap sikap Pemerintah China. Taktik baru ini berupa menahan dan memenjarakan orang yang dianggap telah melakukan tindakan penghasutan untuk melakukan aksi bakar diri.
Pemerintah China telah berulang kali mengecam pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama, yang dianggap mendorong warga Tibet untuk melakukan aksi bakar diri. “Dalai Lama mendalangi dan menghasut orang untuk melakukan bakar diri,” kata Lu.
Menurutnya, beberapa foto pelaku aksi bakar diri dikirim ke luar negeri untuk mengkampanyekan aksi bakar diri itu. "Beberapa individu dengan rasa nasionalisme ekstrim yang kuat, menunjukkan simpati pada aksi bakar diri itu dan ikut melakukan aksi tersebut,” lanjutnya.
Sejak 2009, dilaporkan hampir 11 warga Tibet melakukan aksi bakar diri. Sebagian besar dari mereka meninggal akibat luka bakar parah. “Dalai Lama mendoakan para pelaku aksi bakar diri dan memamerkan mereka sebagai pahlawan,” tambah Lu.
"Polisi akan mengerahkan lebih banyak upaya untuk mengusut tuntas kasus ini dan serius menghukum mereka yang menghasut orang yang tidak bersalah untuk melakukan bakar diri," kata Lu Benqian, Wakil Kepala Polisi Qinghai.
Dalam beberapa bulan terakhir, Pemerintah China telah menggunakan taktik baru untuk mencegah aksi bakar diri yang kerap dilakukan warga keturunan Tibet sebagai bentuk protes terhadap sikap Pemerintah China. Taktik baru ini berupa menahan dan memenjarakan orang yang dianggap telah melakukan tindakan penghasutan untuk melakukan aksi bakar diri.
Pemerintah China telah berulang kali mengecam pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama, yang dianggap mendorong warga Tibet untuk melakukan aksi bakar diri. “Dalai Lama mendalangi dan menghasut orang untuk melakukan bakar diri,” kata Lu.
Menurutnya, beberapa foto pelaku aksi bakar diri dikirim ke luar negeri untuk mengkampanyekan aksi bakar diri itu. "Beberapa individu dengan rasa nasionalisme ekstrim yang kuat, menunjukkan simpati pada aksi bakar diri itu dan ikut melakukan aksi tersebut,” lanjutnya.
Sejak 2009, dilaporkan hampir 11 warga Tibet melakukan aksi bakar diri. Sebagian besar dari mereka meninggal akibat luka bakar parah. “Dalai Lama mendoakan para pelaku aksi bakar diri dan memamerkan mereka sebagai pahlawan,” tambah Lu.
(esn)