Polisi Afghanistan tangkap 18 militan Taliban
Senin, 28 Januari 2013 - 19:06 WIB
Polisi Afghanistan tangkap 18 militan Taliban
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan, Polisi Afghanistan berhasil menangkap 18 orang gerilyawan Taliban dalam sebuah operasi militer yang digelar selama 24 jam terakhir, Senin (28/1/2013).
"Serangkaian operasi pemberantasan militan yang dilancarakan oleh Kepolisian Afghanitan dalam 24 jam terakhir di Provinsi Kabul, Nangarhar, Maidan Wardak, Logar, Khost, dan Nimroz berhasil meringkus 18 orang gerilyawan Taliban," ungkap Kementrian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dilansir Xinhua.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menambahkan, polisi juga berhasil menyita sejumlah senjata, amunisi, tiga senjata AK-47, enam senjata mesin, dua pistol, tujuh senjata anti kendaraan, 25 granat tangan, serta delapan mortir.
Operasi tersebut dilancarkan sehari setelah 18 orang petugas kepolisian Afghanistan tewas dalam dua serangan bom. Serangan bom pertama dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri di Kunduz, wilayah Utara Afghanitan. Akibat serangan tersebut, seorang kepala kepolisian Afghanistan dan sembilan orang anak buahnya tewas seketika.
Serangan bom kedua terjadi di pinggir jalan di Provinsi Kandahar. Sebuah bom yang ditanam dekat kendaraan polisi meledak dan menewaskan delapan petugas kepolisian, serta dua orang yang dicurigai sebagai anggota Taliban Afghanistan.
"Serangkaian operasi pemberantasan militan yang dilancarakan oleh Kepolisian Afghanitan dalam 24 jam terakhir di Provinsi Kabul, Nangarhar, Maidan Wardak, Logar, Khost, dan Nimroz berhasil meringkus 18 orang gerilyawan Taliban," ungkap Kementrian Dalam Negeri Afghanistan, seperti dilansir Xinhua.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menambahkan, polisi juga berhasil menyita sejumlah senjata, amunisi, tiga senjata AK-47, enam senjata mesin, dua pistol, tujuh senjata anti kendaraan, 25 granat tangan, serta delapan mortir.
Operasi tersebut dilancarkan sehari setelah 18 orang petugas kepolisian Afghanistan tewas dalam dua serangan bom. Serangan bom pertama dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri di Kunduz, wilayah Utara Afghanitan. Akibat serangan tersebut, seorang kepala kepolisian Afghanistan dan sembilan orang anak buahnya tewas seketika.
Serangan bom kedua terjadi di pinggir jalan di Provinsi Kandahar. Sebuah bom yang ditanam dekat kendaraan polisi meledak dan menewaskan delapan petugas kepolisian, serta dua orang yang dicurigai sebagai anggota Taliban Afghanistan.
(esn)