Baku tembak di kampus AS, 3 orang terluka
Rabu, 23 Januari 2013 - 21:22 WIB
Baku tembak di kampus AS, 3 orang terluka
A
A
A
Sindonews.com - Serangan bersenjata kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini aksi baku tembak terjadi di Perguruan Tinggi Lone Star, Texas. Insiden ini melukai sedikitnya tiga orang, termasuk salah seorang penembak, Selasa (22/1/2013).
Amanda Vasquez, salah satu mahasiswi kampus itu mengatakan, penembakan tersebut terjadi pukul 12.30 siang waktu setempat, saat dia sedang menunggu kelas dimulai.
"Saya mendengar ada enam suara tembakan, semua anak bergegas menyusuri lorong mencari tempat perlindungan dengan memasuki kelas. Mereka lantas mematikan lampu dan mengganjal pintu kelas dengan meja. Semuanya terjadi begitu saja dengan cepat," ungkap Vasquez.
"Aksi tembak menembak itu dipicu oleh pertangkaran dua orang," ungkap Brittany Mobley, mahasiswa lainnya.
Menurut Jed Young, Juru Bicara Perguruan Tinggi Lone Star, dua orang pemuda terlibat aksi saling tembak, tidak diketahui apakah keduanya merupakan mahasiswa kampus tersebut. Salah satu di antaranya mencoba melarikan diri, namun tertangkap dalam pengejaran petugas.
Akibat aksi baku tembak ini, tiga orang yang berada di lingkungan kampus itu mengalami luka ringan. Satu di antara mereka adalah pelaku penyerangan, ketiganya pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Seorang wanita juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jantung.
"Situasi di lingkungan kampus sudah terkendali dan masih di bawah status evakuasi. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar untuk hari ini terpaksa dihentikan," ungkap Young, seperti dilansir reuters, Rabu (23/1/2013).
Aksi penembakan ini merupakan aksi penembakan ke tiga di lingkungan sekolah AS dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Aksi pemembakan pertama terjadi di SMA Taft, California, tidak ada korban tewas dalam serangan tersebut. Hanya saja seorang mahasiswa terluka akibat serangan itu.
Sementara dua aksi penembakan terakhir terjadi pada 15 Januari lalu, di dua tempat, yakni di Stevens Institute of business & Arts, St. Louis dan di luar lingkungan perguruan tinggi di Kentucky. Di St Louis, dua orang dilaporkan tewas, termasuk pelaku penembakan. Sementara di Kentucky, dua orang dilaporkan tewas dan tiga orang mengalami luka-luka.
Amanda Vasquez, salah satu mahasiswi kampus itu mengatakan, penembakan tersebut terjadi pukul 12.30 siang waktu setempat, saat dia sedang menunggu kelas dimulai.
"Saya mendengar ada enam suara tembakan, semua anak bergegas menyusuri lorong mencari tempat perlindungan dengan memasuki kelas. Mereka lantas mematikan lampu dan mengganjal pintu kelas dengan meja. Semuanya terjadi begitu saja dengan cepat," ungkap Vasquez.
"Aksi tembak menembak itu dipicu oleh pertangkaran dua orang," ungkap Brittany Mobley, mahasiswa lainnya.
Menurut Jed Young, Juru Bicara Perguruan Tinggi Lone Star, dua orang pemuda terlibat aksi saling tembak, tidak diketahui apakah keduanya merupakan mahasiswa kampus tersebut. Salah satu di antaranya mencoba melarikan diri, namun tertangkap dalam pengejaran petugas.
Akibat aksi baku tembak ini, tiga orang yang berada di lingkungan kampus itu mengalami luka ringan. Satu di antara mereka adalah pelaku penyerangan, ketiganya pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Seorang wanita juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jantung.
"Situasi di lingkungan kampus sudah terkendali dan masih di bawah status evakuasi. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar untuk hari ini terpaksa dihentikan," ungkap Young, seperti dilansir reuters, Rabu (23/1/2013).
Aksi penembakan ini merupakan aksi penembakan ke tiga di lingkungan sekolah AS dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Aksi pemembakan pertama terjadi di SMA Taft, California, tidak ada korban tewas dalam serangan tersebut. Hanya saja seorang mahasiswa terluka akibat serangan itu.
Sementara dua aksi penembakan terakhir terjadi pada 15 Januari lalu, di dua tempat, yakni di Stevens Institute of business & Arts, St. Louis dan di luar lingkungan perguruan tinggi di Kentucky. Di St Louis, dua orang dilaporkan tewas, termasuk pelaku penembakan. Sementara di Kentucky, dua orang dilaporkan tewas dan tiga orang mengalami luka-luka.
(esn)