Korsel segera pasang rudal di sepanjang perbatasan laut

Sabtu, 19 Januari 2013 - 21:17 WIB
Korsel segera pasang...
Korsel segera pasang rudal di sepanjang perbatasan laut
A A A
Sindonews.com - Korea Selatan (Korsel) berencana mengerahkan 50–60 rudal kendali presisi buatan Israel di perbatasan laut dengan Korea Utara (Korut) bulan depan.

Pejabat militer menyatakan bahwa Korsel akan mengerahkan 50–60 rudal anti-tank Spike di dua pulau perbatasan di Laut Kuning untuk menghadapi potensi serangan Korut. Kedua pulau perbatasan itu ialah Baengnyeong dan Yeonpyeong.

Baengnyeong merupakan pulau terdekat dengan perbatasan maritim yang masih menjadi sengketa antara Korut dan Korsel. Adapun Yeonpyeong merupakan pulau yang pada November 2010 ditembaki Korut hingga menewaskan empat warga Korsel tewas, termasuk dua warga sipil.

”Pekerjaan untuk menyelesaikan sejumlah masalah teknis yang ditemukan pada sesi terakhir tes penembakan telah selesai. Tidak ada masalah dalam pengerahan rudal-rudal itu pada akhir bulan depan,” ungkap pejabat militer yang dikutip harian Chosun Ilbo, kemarin.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel belum memberikan konfirmasi resmi tentang laporan tersebut. Penembakan Yeonpyeong merupakan serangan pertama Korut terhadap warga sipil Korsel sejak Perang Korea 1950–1953.

Penembakan itu sempat memicu kekhawatiran terjadinya konflik lebih besar di Semenanjung Korea. Sejak serangan di Yeonpyeong, militer Korsel memperkuat pasukan dan persenjataannya di lima pulau perbatasan di pantai barat.

Wilayah maritim itu merupakan lokasi pertempuran angkatan laut kedua negara pada 1999,2002,dan 2009. Otoritas militer Korsel mencapai kesepakatan membeli rudal Spike yang dikembangkan Sistem Pertahanan Canggih Rafael, Israel, pada 2011. Rudal itu menggunakan teknologi global positioning system (GPS) dengan jangkauan 25 kilometer.

Rudal itu mampu menembak artileri Korut yang disembunyikan di gua-gua pegunungan. Sementara itu, Utusan Nuklir Jepang Shinsuke Sugiyama mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) untuk bertindak sesegera mungkin menghukum Korut yang meluncurkan roket jarak jauh pada Desember silam.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
1 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
2 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
2 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
3 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved